Mabes Polri Didesak Panggil dan Periksa Kades Singengu Julu karena terindikasi Main PETI sampai sekarang.

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, beritafakta.id- Perkumpulan Mahasiswa Mandailing Natal Jakarta (PMMJ) menyampaikan pernyataan sikap dan menggelar aksi demonstrasi Di Mabes Polri sebagai bentuk protes atas maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utaravpadaa, Rabu 18 Februari 2026

Aktivitas tambang ilegal yang menggunakan dompeng dan alat berat excavator tersebut dinilai telah merusak lingkungan, mencemari sungai, menimbulkan keresahan sosial, serta mengancam keselamatan warga. Sejumlah insiden bahkan dilaporkan telah memakan korban jiwa. Namun hingga kini, praktik melawan hukum tersebut masih berlangsung tanpa penindakan yang tegas dan menyeluruh.

Berdasarkan konfirmasi lapangan, aktivitas PETI masih terus beroperasi. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran, bahkan perlindungan terhadap praktik ilegal tersebut. PMMJ juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum kepala desa Singengu Julu Yang Selama Ini diduga Bebas Beroperasi menggunakan Excavator dan Dompeng.

Dalam aksi tersebut, PMMJ menyampaikan sembilan tuntutan dan desakan sebagai berikut:

  1. Mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, M.Si. untuk menjalankan instruksi Presiden RI guna segera menindak tegas para pelaku tambang emas ilegal serta menutup seluruh aktivitas PETI di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal.
  2. Mengusut tuntas aktivitas PETI di Mandailing Natal, khususnya di Kecamatan Kota Nopan, serta menindak para pelaku dan pihak-pihak yang diduga terlibat.
  3. Mengusut dan memanggil oknum kepala desa Singengu Julu Inisial MH yang diduga menjadi inisiator aktivitas PETI beroperasi dan merusak lingkungan.
  4. Menuntut pertanggungjawaban aparat penegak hukum, termasuk Kapolsek Kota Nopan dan Kapolres Mandailing Natal, atas dugaan pembiaran terhadap aktivitas PETI.
  5. Mendesak evaluasi total kinerja Kapolda Sumatera Utara, serta pencopotan jika terbukti lalai dalam mengawasi dan menindak praktik tambang ilegal di wilayah hukumnya.
  6. Mendesak pencopotan Kapolres Mandailing NatalAKBP Bagus Priandy, S.I.K.,M.Si. yang dinilai gagal dan tidak mampu memberantas tambang emas ilegal hingga saat ini.
  7. Menuntut Mabes Polri menjatuhkan sanksi tegas kepada aparat yang terbukti lalai, melakukan pembiaran, atau menerima aliran dana dari aktivitas PETI.
  8. Menuntut jaminan keselamatan dan perlindungan hukum bagi masyarakat Mandailing Natal, khususnya warga yang terdampak dan yang berani melaporkan praktik PETI.

Menyatakan akan melakukan aksi lanjutan hingga seluruh tuntutan direspons dan ditindaklanjuti secara konkret oleh institusi Polri

Mahasiswa menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata isu lokal, melainkan menyangkut wibawa negara dalam menegakkan hukum serta komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan keselamatan rakyat.

“Tambang ilegal adalah kejahatan lingkungan dan kejahatan terhadap masa depan generasi Mandailing Natal. Kami tidak akan berhenti hingga ada tindakan nyata dan transparan,” tegas Ahmad Khotib dalam orasinya.

Mahasiswa memastikan akan terus mengawal proses ini serta meminta seluruh pihak terkait bertindak profesional, objektif, dan tanpa tebang pilih demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Berita Terkait

Hari Kesadaran Nasional 2026, Polres Kendal Kukuhkan Promosi dan Mutasi Jabatan
Ketua Dewan Penasihat MIO Bali Bersama Tokoh Spiritual Hadiri Prambanan Shiva Festival 2026
Program Inovatif Bupati Brebes untuk Meningkatkan IPM dan Derajat Ekonomi Masyarakat, Satu Keluarga Satu Sarjana
Dalam Kebersamaan dan Doa, Rutan Batam Sambut Ramadhan dengan Penuh Kehangatan
PMII Madina Kawal Dugaan Jaringan WiFi Ilegal, Pemda Diminta Lakukan Verifikasi
Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Brebes Bekuk Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper
Snowville Sentul tawarkan wahana salju minus 5°C di Babakan Madang. Tiket terjangkau, jadi destinasi favorit warga Depok, Bogor, dan Jakarta.
Pesta Bona Taon Pomparan Si Raja Lumban Tobing Sekota Batam Digelar di HKBP Estomihi Bengkong, Dihadiri Wakil Gubernur Kepri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:31 WIB

Mabes Polri Didesak Panggil dan Periksa Kades Singengu Julu karena terindikasi Main PETI sampai sekarang.

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:41 WIB

Hari Kesadaran Nasional 2026, Polres Kendal Kukuhkan Promosi dan Mutasi Jabatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:30 WIB

Ketua Dewan Penasihat MIO Bali Bersama Tokoh Spiritual Hadiri Prambanan Shiva Festival 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:15 WIB

Program Inovatif Bupati Brebes untuk Meningkatkan IPM dan Derajat Ekonomi Masyarakat, Satu Keluarga Satu Sarjana

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:13 WIB

Dalam Kebersamaan dan Doa, Rutan Batam Sambut Ramadhan dengan Penuh Kehangatan

Berita Terbaru