Jakarta, Beritafakta.id- SMKN 23 Jakarta terus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Sekolah ini menggelar program Arsitek Karier Siswa (AKSI) yang diikuti 245 siswa kelas XII dari seluruh jurusan. Kegiatan berlangsung selama lima hari Sabtu berturut-turut dengan menghadirkan narasumber profesional berbeda di setiap sesi.
Program ini menjadi langkah nyata sekolah untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dan industri.
Respons Kebutuhan Siswa Hadapi Dunia Kerja
SMKN 23 merancang AKSI setelah melihat tingginya kesadaran siswa mempersiapkan karier, termasuk melalui aktivitas profesional mereka di LinkedIn. Sekolah kemudian menghadirkan program terstruktur yang membekali siswa dengan keterampilan teknis sekaligus kesiapan mental.
AKSI tidak hanya menguatkan hard skill. Program ini juga mengembangkan soft skill, membangun portofolio profesional, dan melatih kepercayaan diri siswa sebelum memasuki dunia kerja.
Kolaborasi Profesional dan Akademisi
Program AKSI digagas para profesional dan akademisi yang berkomitmen pada pengembangan generasi muda. Mereka adalah Roy Avianto, Annisa Nurul Rahma, Dwi Agustiawan, Triarso Wijasena, serta Pebrizayanti selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas DUDI SMKN 23 Jakarta.
Plh Kepala SMKN 23 Jakarta, A. Djamilah, menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus bergerak selaras dengan kebutuhan industri.
“Hari ini, lulusan SMK tidak cukup hanya terampil secara teknis. Mereka harus memiliki daya tahan mental, kemampuan komunikasi, etos kerja, serta kepercayaan diri yang kuat. AKSI menjadi langkah konkret kami dalam menyiapkan lulusan yang benar-benar siap pakai,” ujarnya.
Materi Praktis dan Berbasis Realitas Industri
Selama lima pekan pelaksanaan, siswa belajar langsung dari praktisi sesuai bidang keahlian masing-masing. Mereka mempelajari standar kerja industri, budaya profesional, personal branding, strategi menyusun portofolio, hingga persiapan menghadapi rekrutmen kerja.
Ketua Pelaksana AKSI, Roy Avianto, menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
“Kami ingin siswa memahami realita dunia kerja sebelum mereka benar-benar terjun ke dalamnya. Dengan menghadirkan narasumber berbeda setiap pekan, siswa memperoleh perspektif luas tentang tantangan dan peluang di bidangnya.”
Investasi Jangka Panjang Pendidikan Vokasi
AKSI menjadi wujud komitmen SMKN 23 Jakarta dalam memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dan dunia usaha. Sekolah menargetkan lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Lebih dari sekadar pembekalan, AKSI diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang. Program ini membentuk generasi vokasi yang tangguh, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
SMKN 23 Jakarta meyakini, ketika pendidikan dan industri berjalan seiring, yang lahir bukan sekadar lulusan—melainkan profesional muda yang siap memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Penulis : Edo Lembang
Editor : Azizah Estetika






