Bangkit dari Bencana, 36 Huntap Aribaya Diresmikan, Warga Kini Hidup Lebih Tenang.

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto: Gubernur Jateng Ahmad Lutfi sedang menyapa warga aribaya di dampingi Amalia Desiana Bupati Banjarnegara.(Dok.kominfo Bna)

Fhoto: Gubernur Jateng Ahmad Lutfi sedang menyapa warga aribaya di dampingi Amalia Desiana Bupati Banjarnegara.(Dok.kominfo Bna)

Banjarnegara, Berita Fakta.id Harapan baru akhirnya hadir bagi warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Aribaya. Setelah bertahun-tahun hidup dalam kecemasan, mereka kini menempati hunian tetap yang aman dan layak.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan 36 unit hunian tetap (huntap) tahap akhir pada Senin (23/2/2026). Ia juga menyerahkan sertifikat hak milik langsung kepada para penerima manfaat.

Program relokasi ini memberi tempat tinggal baru bagi warga yang kehilangan rumah akibat pergerakan tanah.

Gubernur menegaskan bahwa negara harus hadir di setiap fase kebencanaan, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang. Ia menjelaskan, pemerintah provinsi membangun rumah, sementara pemerintah kabupaten menyediakan lahan relokasi di wilayah Banjarnegara.

“Pemprov membangun rumahnya, Pemkab menyediakan lahannya. Yang terpenting, warga kini memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” ujarnya.

Relokasi Panjang Sejak 2011

Pemerintah memulai relokasi warga Aribaya sejak 2011 dan melaksanakannya secara bertahap. Program tersebut merelokasi total 80 rumah. Tahun ini, pemerintah menuntaskan tahap akhir dengan menyelesaikan 36 unit terakhir.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, memastikan seluruh fasilitas dasar telah tersedia. Air bersih mengalir, listrik sudah terpasang, dan pemerintah daerah menyiapkan kerja sama dengan Baznas untuk membangun tempat ibadah.

“Alhamdulillah, warga bisa menempati rumah baru mulai hari ini. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri karena mereka bisa menyambut Lebaran dengan lebih tenang,” katanya.

Dari Rasa Waswas Menuju Rasa Aman

Relokasi ini membawa perubahan besar bagi kehidupan warga. Mereka tidak lagi hidup dalam ketakutan setiap kali hujan turun.

Makinah, salah satu penerima huntap, mengaku rumah lamanya rusak parah dan tak mungkin dihuni kembali.

“Kalau hujan dulu rasanya waswas. Sekarang lebih tenang karena tempatnya lebih aman,” tuturnya.

Simbol Pemulihan dan Awal Kehidupan Baru

Relokasi huntap Aribaya menutup perjalanan panjang warga menghadapi dampak bencana. Hunian baru ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol pemulihan dan harapan.

Kini warga memulai hidup baru dengan rasa aman, meninggalkan bayang-bayang tanah bergerak yang dulu menghantui mereka.

Penulis : Baskoro

Editor : Azizah Estetika

Berita Terkait

Dugaan Gas LPG Subsidi di Usaha Keluarga, Nama I Gusti Putu Artha Jadi Sorotan
IMM Banten Desak Kapolri Tindak Tegas dan Mengutuk Oknum Polisi di Maluku
IMM Kota Tangerang Kirim Karangan Bunga, Ingatkan Aparat Cegah Tragedi Serupa
Sorotan Publik Menguat, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Didukung Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pendidikan 2025
Pedagang Pasar Cikarang Datangi Polsek, Laporkan Dugaan Pungli Berkedok Retribusi
Refleksi 455 Tahun Banjarnegara: Menguatkan Potensi, Menata Masa Depan
Menjelajah Gua Lalay di Klapanunggal Bogor, Destinasi Hemat dengan Panorama Bukit Kapur
Berjalan Satu Tahun Pemerintahan Mitha – Wurja, Progam Prioritas Bawa Perubahan di Brebes
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:41 WIB

Bangkit dari Bencana, 36 Huntap Aribaya Diresmikan, Warga Kini Hidup Lebih Tenang.

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:13 WIB

Dugaan Gas LPG Subsidi di Usaha Keluarga, Nama I Gusti Putu Artha Jadi Sorotan

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:35 WIB

IMM Banten Desak Kapolri Tindak Tegas dan Mengutuk Oknum Polisi di Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:13 WIB

Sorotan Publik Menguat, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Didukung Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pendidikan 2025

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:41 WIB

Pedagang Pasar Cikarang Datangi Polsek, Laporkan Dugaan Pungli Berkedok Retribusi

Berita Terbaru