Minim Penerangan Jalan, Ruas Pasar Pekikiran–Brengkok–Karangsalam di Susukan.

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

photo, Jalur penghubung antar  Desa pada saat siang hari dan nampak lampu jalan yang saat ini tak pernah nyala.(Dok.Bas/Berita Fakta)

photo, Jalur penghubung antar Desa pada saat siang hari dan nampak lampu jalan yang saat ini tak pernah nyala.(Dok.Bas/Berita Fakta)

Banjarnegara, Beritafakta.id- Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Pasar Pekikiran, Brengkok hingga Desa Karangsalam, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, dikeluhkan warga. Hingga awal 2026, jalur sepanjang kurang lebih tiga kilometer tersebut dinilai belum mendapatkan perhatian serius, meski kondisinya gelap dan berada jauh dari permukiman penduduk.

Ruas jalan yang melintasi area persawahan itu menjadi akses utama penghubung antar desa. Jalur tersebut kerap dilalui pedagang, pelajar, hingga pekerja yang pulang pada malam hari. Dengan kondisi penerangan yang minim, warga khawatir muncul potensi risiko kecelakaan maupun tindak kriminal.

Salah seorang warga Desa Kali Sube, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Aldin (18), seorang pelajar yang kerap melintas sepulang kegiatan, mengaku merasa waswas ketika harus melewati jalur tersebut pada malam hari.

“Kalau lewat habis Magrib itu sudah gelap sekali, kanan kiri sawah semua. Kami khawatir kalau terjadi apa-apa, apalagi jalurnya sepi,” ujarnya saat ditemui di sekitar Pasar Pekikiran, Jumat (28/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Rina (35), pedagang asal Desa Karangsalam, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Ia mengatakan kondisi jalan yang gelap memaksa pengendara untuk lebih berhati-hati.

“Selain takut tindak kriminal, juga rawan kecelakaan karena beberapa titik jalannya tidak terlalu lebar. Kalau ada kendaraan dari arah berlawanan, pandangan sangat terbatas,” katanya.

Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sebenarnya di sepanjang jalur tersebut pernah terpasang lampu jalan. Namun, menurutnya, sebagian besar lampu sudah tidak berfungsi.

“Saat ini ada sekitar 33 lampu yang dipasang dan menggunakan listrik PLN. Beban listriknya dibebankan ke Desa Karangsalam. Karena kurang perawatan dan kendala biaya, sekarang banyak yang mati,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan warga terkait kejelasan status pengelolaan PJU, apakah menjadi kewenangan desa atau pemerintah kabupaten, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan antar desa.

Warga menilai, sebagai jalur strategis yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, ruas Pasar Pekikiran–Brengkok–Karangsalam seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur dasar, khususnya penerangan jalan.

Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui dinas terkait segera melakukan pendataan ulang terhadap kondisi PJU di lokasi tersebut serta mengambil langkah konkret untuk memastikan seluruh titik rawan mendapatkan penerangan yang memadai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan maupun penambahan lampu penerangan di ruas jalan tersebut.

Penulis : Baskoro

Editor : Faiza Sasikirana Tsabitah

Berita Terkait

Tabet hingga Jendela, Karya Sineas Muda Brebes Perkuat Budaya Lokal dan Industri Kreatif Daerah
Wamendikdasmen Soroti Rendahnya APK SMA di Banjarnegara, MBS Wanayasa Disiapkan Buka Jenjang Aliyah
Geliat Baru eks Terminal Banjarnegara, Resmi di Tata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot
Publik Pertanyakan Dugaan Percaloan di Samsat Bangkalan, Kasat Lantas Tegaskan Nol Toleransi
Warga Terdampak Rob di Kelurahan Balok Dievakuasi ke Hunian Aman, Polres Kendal Turun Langsung
Warga Limbangan Sambut Positif Kehadiran PT Zhing King, Akses Jalan Dinilai Makin Baik
Tanam Pohon Sebelum Bertanding, Kapolda Jateng Cup 2026 Satukan Prestasi Digital dan Kepedulian Lingkungan
Lawan Ilegal Dumping, Puluhan Pegiat Lingkungan Bersihkan Hulu Sungai Nyangko Cendana
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:28 WIB

Tabet hingga Jendela, Karya Sineas Muda Brebes Perkuat Budaya Lokal dan Industri Kreatif Daerah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:48 WIB

Wamendikdasmen Soroti Rendahnya APK SMA di Banjarnegara, MBS Wanayasa Disiapkan Buka Jenjang Aliyah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:46 WIB

Geliat Baru eks Terminal Banjarnegara, Resmi di Tata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:16 WIB

Warga Terdampak Rob di Kelurahan Balok Dievakuasi ke Hunian Aman, Polres Kendal Turun Langsung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:23 WIB

Warga Limbangan Sambut Positif Kehadiran PT Zhing King, Akses Jalan Dinilai Makin Baik

Berita Terbaru

healthy life

Menyembuhkan Api dalam Diri: Menuju Fajar Sultan Longevity

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:22 WIB