beritafakta.id – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendorong Kabupaten Muna Barat sebagai salah satu sentra perikanan nasional. Hal itu disampaikannya usai menerima Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, di Jakarta, Jumat (28/2/2026).
Menurut Viva Yoga, Muna Barat yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki potensi perikanan yang besar dan beragam, baik dari sektor budidaya maupun tangkap.
“Potensinya sangat besar, mulai dari kerapu, udang vaname, nila hingga rajungan. Ini harus kita dorong menjadi komoditas unggulan,” ujarnya.
Sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Muna, Muna Barat juga memiliki Kawasan Transmigrasi Kantisa yang berada di Desa Lakabu dan Desa Momuntu, Kecamatan Tiworo Tengah. Kehadiran program transmigrasi di kawasan tersebut dinilai berhasil mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat.
Viva Yoga menjelaskan, sejak era Orde Baru, program transmigrasi telah mengubah lahan-lahan yang sebelumnya tidak berpenghuni menjadi desa-desa produktif. Salah satunya Desa Kasimpa Jaya di Kecamatan Tiworo Selatan yang dibuka pada 1995 sebagai unit pemukiman transmigrasi.
Kini, desa tersebut berkembang menjadi sentra pertanian dengan komoditas padi, kakao, kelapa, jagung, nilam, hingga jambu mete. “Komoditas tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sektor perdagangan juga ikut tumbuh,” jelasnya.
Transmigran awal di desa itu berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Seiring waktu, komposisi masyarakat semakin beragam dengan kehadiran warga dari Bali dan Bugis.
“Ini sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto bahwa program transmigrasi untuk memperkuat NKRI. Keberagaman suku justru memperkaya akulturasi budaya,” katanya.
Kunjungan Ali Basa ke Kantor Kementerian Transmigrasi di Kalibata, Jakarta, disebut sebagai langkah memperkuat program transmigrasi di Muna Barat. Pemerintah pusat, kata Viva Yoga, siap mendukung penguatan dan pengembangan kawasan transmigrasi di daerah tersebut.
Untuk menggali potensi lebih dalam, Kementerian Transmigrasi telah mengirim Tim Ekspedisi Patriot (TEP) ke Muna Barat. Tim ini melakukan riset terhadap berbagai potensi ekonomi di kawasan transmigrasi, termasuk sektor perikanan.
“Hasil riset menunjukkan potensi perikanan sangat besar. Ini yang kita dorong menjadi komoditas unggulan, tentu tanpa mengabaikan sektor lain,” tegasnya.
Menurut Viva Yoga, pengembangan perikanan sejalan dengan karakteristik wilayah Indonesia bagian timur yang memiliki garis pantai panjang. Meski demikian, sektor pertanian tetap menjadi perhatian untuk mendukung program swasembada pangan.
“Di Kasimpa Jaya sudah terbukti sektor pertanian produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar mantan anggota Komisi IV DPR dua periode itu.
Ia optimistis, potensi darat dan laut di Muna Barat dapat menjadi modal besar dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru di Sulawesi Tenggara.
“Ini yang kita harapkan, Muna Barat tumbuh sebagai kawasan ekonomi yang kuat berbasis perikanan dan pertanian,” pungkasnya.






