Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Beritafakta.id – Batu raksasa sebesar Poskamling yang kemarin, Selasa (03/03/2026), longsor berikut material lainnya, di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur, belum berhasil disingkirkan para petugas kompeten di lapangan.

Batu gunung itu hingga Rabu (04/03/2026) pukul 13.19 masih menyumbat rapat jalur utama penghubung Kabupaten Trenggalek menuju Kabupaten Ponorogo. Praktis jalur di titik itu masih dinyatakan tertutup bagi pengguna jalan, baik roda dua maupun empat.

Para pekerja belum berani melakukan pembersihan material secara maksimal, lantaran di sekitar lokasi masih terjadi guguran material yang berlangsung berkala. Kondisi itu yang menjadikan para pekerja merasa was-was, dan menjaga diri dari kemungkinan buruk.

Empat alat berat yang didatangkan, salah satunya wheel dozer, hanya menyingkirkan material yang ringan-ringan. Sedangkan batu raksasa belum tersentuh, lantaran masih memperhitungkan, apakah dengan metode digelindingkan ke jurang atau dihancurkan.

“Batu besar belum disingkirkan para petugas. Lantaran untuk lokasi masih rawan longsor. Ada empat alat berat yang didatangkan. Dan saat ini masih dalam proses pembersihan,” kata Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Trenggalek menjawab koresponden, Rabu siang (04/03/2026).

Sementara Pusdalops Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat mengonfirmasi adanya kerusakan dua unit rumah warga akibat bencana longsor tersebut. Bangunan terdampak itu berada di Kecamatan Pule, masing-masing Desa Joho dan Desa Sukokidul.

Salah satu dari kedua rumah terdampak itu hancur total, lantaran ‘diberondong’ material gunung yang rontok. Sedangkan rumah yang lain hanya mengalami kerusakan pada bagian atapnya, karena tersapu angin kencang.

“Tidak ada korban jiwa. Namun, selain batu besar menutup jalur, juga dua rumah terdampak bencana. Yang satu hancur tertimpa longsor, satunya mengalami kerusakan atap akibat angin kencang,” sebut Operator Pusdalopd Tagana setempat.

Hingga saat ini ruas jalur di lokasi kejadian masih ditutup dari dua sisi bagi pengguna jalan. Selain batu besar masih mengunci jalan, jalur sepanjang lokasi kejadian juga rawan longsor.

Para petugas mengimbau, masyarakat pengguna jalan agar tetap mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi terkait kebencanaan di wilayah sekitar.

Penulis : Fin

Editor : azizah estetika

Berita Terkait

Tabet hingga Jendela, Karya Sineas Muda Brebes Perkuat Budaya Lokal dan Industri Kreatif Daerah
Wamendikdasmen Soroti Rendahnya APK SMA di Banjarnegara, MBS Wanayasa Disiapkan Buka Jenjang Aliyah
Geliat Baru eks Terminal Banjarnegara, Resmi di Tata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot
Publik Pertanyakan Dugaan Percaloan di Samsat Bangkalan, Kasat Lantas Tegaskan Nol Toleransi
Warga Terdampak Rob di Kelurahan Balok Dievakuasi ke Hunian Aman, Polres Kendal Turun Langsung
Warga Limbangan Sambut Positif Kehadiran PT Zhing King, Akses Jalan Dinilai Makin Baik
Tanam Pohon Sebelum Bertanding, Kapolda Jateng Cup 2026 Satukan Prestasi Digital dan Kepedulian Lingkungan
Lawan Ilegal Dumping, Puluhan Pegiat Lingkungan Bersihkan Hulu Sungai Nyangko Cendana
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:28 WIB

Tabet hingga Jendela, Karya Sineas Muda Brebes Perkuat Budaya Lokal dan Industri Kreatif Daerah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:48 WIB

Wamendikdasmen Soroti Rendahnya APK SMA di Banjarnegara, MBS Wanayasa Disiapkan Buka Jenjang Aliyah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:46 WIB

Geliat Baru eks Terminal Banjarnegara, Resmi di Tata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:16 WIB

Warga Terdampak Rob di Kelurahan Balok Dievakuasi ke Hunian Aman, Polres Kendal Turun Langsung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:23 WIB

Warga Limbangan Sambut Positif Kehadiran PT Zhing King, Akses Jalan Dinilai Makin Baik

Berita Terbaru

healthy life

Menyembuhkan Api dalam Diri: Menuju Fajar Sultan Longevity

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:22 WIB