Banjarnegara, BeritaFakta.id– Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi masyarakat Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Kreativitas para pemuda desa berhasil menghidupkan ruang ekonomi kerakyatan melalui pasar jajanan takjil yang setiap tahun digelar selama bulan Ramadan.
Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini semakin meriah dari tahun ke tahun. Ratusan pedagang kuliner turut meramaikan pasar takjil tersebut, tidak hanya berasal dari desa sekitar, tetapi juga dari wilayah Kabupaten Banyumas dan Purbalingga.
Deretan lapak yang menjajakan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Setiap sore menjelang waktu berbuka, kawasan ini dipadati warga yang datang untuk ngabuburit sekaligus berburu takjil.
Dea (17), seorang pelajar asal Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, mengaku hampir setiap Ramadan selalu menyempatkan diri datang ke Gumelem bersama teman-temannya.
“Sejak kelas 10 saya hampir setiap Ramadan ke sini. Biasanya sekalian jalan-jalan sambil mencari takjil untuk berbuka puasa,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, suasana pasar takjil di Gumelem memiliki daya tarik tersendiri. Meski di wilayah Banyumas juga terdapat tempat serupa, ia tetap memilih datang ke Gumelem untuk menikmati suasana ngabuburit yang berbeda.
“Di Banyumas juga ada, tapi suasana di sini lebih seru. Jalan-jalan sampai Susukan sambil menunggu buka puasa rasanya menyenangkan,” katanya.
Sementara itu, Miskun (53), warga Desa Gumelem Kulon, mengatakan kegiatan pasar jajanan kuliner ini merupakan inisiatif para pemuda desa yang setiap tahun berupaya menghadirkan ruang ekonomi sekaligus hiburan bagi masyarakat selama Ramadan.
“Setiap Ramadan, pemuda di sini selalu mengadakan pasar jajanan kuliner. Banyak warga dari berbagai daerah datang untuk ngabuburit sekaligus membeli makanan berbuka. Di sini hampir semua jenis jajanan ada,” jelasnya.
Selain menjadi tempat berkumpul masyarakat, pasar takjil ini juga memberikan dampak positif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ramadan menjadi momentum bagi mereka untuk meningkatkan penghasilan melalui penjualan aneka kuliner berbuka puasa.
Keberadaan pasar takjil ini menjadi bukti bahwa kreativitas pemuda desa mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hidup dan penuh kebersamaan.
Penulis : Baskoro
Editor : azizah estetik






