Muliakan ‘Pejuang Lingkungan’, Yayasan Kita Peduli Banjarnegara Jamu Puluhan Pemulung di Pendopo Kabupaten

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda Banjarnegara Tursiman menyerahkan santunan kepada salah satu perwakilan pemulung .(foto/ahr)

Pj Sekda Banjarnegara Tursiman menyerahkan santunan kepada salah satu perwakilan pemulung .(foto/ahr)

Beritafakta.id,Banjarnegara – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopo Dipayuda Adigraha Kabupaten Banjarnegara pada Minggu sore (8/2/2026).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 sekaligus menggelar rangkaian Safari Ramadan, Yayasan Kita Peduli Banjarnegara (YKPB) menghadirkan tamu istimewa yaitu puluhan warga yang kesehariannya berdedikasi memilah sampah atau para pemulung.

Acara yang dikemas dalam bingkai buka puasa bersama ini menjadi momen apresiasi bagi mereka yang dijuluki sebagai “pejuang lingkungan”.

Tidak sekadar seremoni, sebanyak 50 pemulung yang hadir menerima santunan dan paket kebutuhan rumah tangga sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam menjaga ekosistem kebersihan di wilayah Banjarnegara.

Ketua Yayasan Kita Peduli Banjarnegara (YKPB), Musngadi, menegaskan bahwa mengundang para pemulung ke pusat pemerintahan kabupaten adalah simbol penghormatan setinggi-tingginya. Dalam laporannya, ia menyebut bahwa pekerjaan memilah sampah bukanlah profesi rendah, melainkan jasa besar bagi kelestarian kota.”Bapak dan Ibu adalah pejuang kebersihan sekaligus pejuang keluarga. Kami sangat salut karena di tengah tantangan ekonomi, Anda semua tetap memilih jalan yang halal. Inilah alasan kami mengundang panjenengan ke Pendopo Kabupaten, agar kita bisa bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama,” ungkap Musngadi.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, S.Sos., yang hadir mewakili Bupati. Ia menekankan betapa vitalnya peran para pemulung dalam menekan beban volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Secara tidak langsung, Bapak dan Ibu semua telah berpartisipasi aktif dalam penanganan kebersihan daerah. Sampah yang semula dianggap sebagai masalah, di tangan panjenengan semua berubah menjadi berkah dan sumber rezeki bagi keluarga,” Kata Tursiman .

Ia juga berharap langkah nyata YKPB ini dapat memicu gerakan sosial serupa di tengah masyarakat. Tursiman mengimbau warga yang belum tersentuh bantuan sosial untuk tetap proaktif menjalin komunikasi dengan pihak desa atau kelurahan agar program bantuan tepat sasaran.

Pj Sekda Tursiman dan perwakilan Forkompinda. Kepala OPD terkait, anggota YKPB dan para pejuang lingkungan berfoto bersama.(foto/ahr)

Sejak berdiri pada 3 Maret 2019, yayasan yang berbasis di Petambakan ini telah berkembang pesat dan kini telah terakreditasi dengan 10 program unggulan. Musngadi memaparkan berbagai capaian signifikan yang telah diraih selama lima tahun terakhir.Di sektor hunian, YKPB telah berhasil melaksanakan bedah rumah sebanyak 53 unit bagi warga kurang mampu dengan mengandalkan dana non-pemerintah. Di bidang kesehatan dan sosial, yayasan telah melakukan pendampingan berkelanjutan terhadap 146 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), serta memberikan perhatian khusus bagi penderita TBC, HIV/AIDS, dan penyintas KDRT. Selain itu, YKPB juga menyediakan layanan pinjam pakai alat kesehatan bagi warga yang membutuhkan secara gratis.

Kepedulian terhadap generasi mendatang juga menjadi prioritas. Saat ini, YKPB membina 532 anak yatim/piatu, di mana 431 di antaranya telah menerima santunan rutin bulanan melalui program Yayasan Atensi Perawatan Isyarat (YAPI) hingga mereka menginjak usia 17 tahun.

Sinergi dan KebersamaanKeberhasilan aksi sosial ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara relawan, pemerintah, dan aparat keamanan. Terlihat hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Polres Banjarnegara, Kodim 0704/Banjarnegara, jajaran dinas terkait, serta Lurah Krandegan.

“Prinsip kami sederhana, ikhlas dan bermanfaat. Siapa yang memiliki niat, kesempatan, dan kesehatan, maka ia harus ‘mangkat’ (berangkat) untuk membantu sesama,” tambah Musngadi

Rangkaian acara peringatan milad ini diakhiri dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ahmad Zainuddin, pengasuh Pondok Pesantren Ashaabul Yaamin. Seluruh tamu kemudian menikmati hidangan buka puasa diPendopo Dipayudha Adigraha. (Ahr13)

Berita Terkait

Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.
Demi Swasembada Pangan, Kementerian Transmigrasi Dukung Kebijakan Penetapan Lahan Sawah Ditangani Pemerintah Pusat
Pastikan Ketenangan Warga Saat Lebaran, Brebes Mulai Gelar Operasi Ketupat Candi
Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026
Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran
Kunjungi Poltek STIA LAN, Menteri PANRB Ajak DPR dan Akademisi Berkolaborasi Perkuat SDM Aparatur untuk Akselerasi Prioritas Pembangunan
Jasa Marga Kebut Pekerjaan Preservasi Seluruh Ruas Jalan Tol Selesai Sesuai Target, Pastikan Mudik Lebaran Aman & Nyaman
PT JJC Lakukan Persiapan Layanan Operasional Jalan Layang MBZ Untuk Menyambut Libur Idul Fitri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:31 WIB

Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:12 WIB

Demi Swasembada Pangan, Kementerian Transmigrasi Dukung Kebijakan Penetapan Lahan Sawah Ditangani Pemerintah Pusat

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:05 WIB

Pastikan Ketenangan Warga Saat Lebaran, Brebes Mulai Gelar Operasi Ketupat Candi

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:13 WIB

Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:05 WIB

Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Berita

Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:05 WIB