Banjarnegra, Beritafakta.id – Dalam rangka memperingati HUT ke-5 sekaligus menggelar rangkaian Safari Ramadan, Yayasan Kita Peduli Banjarnegara (YKPB) berbagi kebahagiaan dengan para ‘pejuang lingkungan’, yakni dengan menghadirkan puluhan warga yang kesehariannya berdedikasi memilah sampah atau para pemulung.
Acara yang berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha, Minggu sore (8/2/2026) tersebut juga dihangatkan dengan buka puasa bersama. Ini menjadi momen apresiasi bagi mereka yang dijuluki sebagai pejuang lingkungan”.
Tidak sekadar seremoni, sebanyak 50 pemulung yang hadir menerima santunan dan paket kebutuhan rumah tangga sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam menjaga ekosistem kebersihan di wilayah Banjarnegara.
Ketua Yayasan Kita Peduli Banjarnegara (YKPB), Musngadi, menegaskan bahwa mengundang para pemulung ke pusat pemerintahan kabupaten adalah simbol penghormatan setinggi-tingginya. Dalam laporannya, ia menyebut bahwa pekerjaan memilah sampah bukanlah profesi rendah, melainkan jasa besar bagi kelestarian kota.”Bapak dan Ibu adalah pejuang kebersihan sekaligus pejuang keluarga. Kami sangat salut karena di tengah tantangan ekonomi, Anda semua tetap memilih jalan yang halal. Inilah alasan kami mengundang panjenengan ke Pendapa Kabupaten, agar kita bisa bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama,” ungkap Musngadi.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, S.Sos., yang hadir mewakili Bupati. Ia menekankan betapa vitalnya peran para pemulung dalam menekan beban volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Secara tidak langsung, Bapak dan Ibu semua telah berpartisipasi aktif dalam penanganan kebersihan daerah. Sampah yang semula dianggap sebagai masalah, di tangan panjenengan semua berubah menjadi berkah dan sumber rezeki bagi keluarga,” Kata Tursiman .
Ia juga berharap langkah nyata YKPB ini dapat memicu gerakan sosial serupa di tengah masyarakat. Tursiman mengimbau warga yang belum tersentuh bantuan sosial untuk tetap proaktif menjalin komunikasi dengan pihak desa atau kelurahan agar program bantuan tepat sasaran.
Sejak berdiri pada 3 Maret 2019, yayasan yang berbasis di Petambakan ini telah berkembang pesat dan kini telah terakreditasi dengan 10 program unggulan. Musngadi memaparkan berbagai capaian signifikan yang telah diraih selama lima tahun terakhir.Di sektor hunian, YKPB telah berhasil melaksanakan bedah rumah sebanyak 53 unit bagi warga kurang mampu dengan mengandalkan dana non-pemerintah. Di bidang kesehatan dan sosial, yayasan telah melakukan pendampingan berkelanjutan terhadap 146 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), serta memberikan perhatian khusus bagi penderita TBC, HIV/AIDS, dan penyintas KDRT. Selain itu, YKPB juga menyediakan layanan pinjam pakai alat kesehatan bagi warga yang membutuhkan secara gratis.
Kepedulian terhadap generasi mendatang juga menjadi prioritas. Saat ini, YKPB membina 532 anak yatim/piatu, di mana 431 di antaranya telah menerima santunan rutin bulanan melalui program Yayasan Atensi Perawatan Isyarat (YAPI) hingga mereka menginjak usia 17 tahun.
Sinergi dan KebersamaanKeberhasilan aksi sosial ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara relawan, pemerintah, dan aparat keamanan. Terlihat hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Polres Banjarnegara, Kodim 0704/Banjarnegara, jajaran dinas terkait, serta Lurah Krandegan.
“Prinsip kami sederhana, ikhlas dan bermanfaat. Siapa yang memiliki niat, kesempatan, dan kesehatan, maka ia harus ‘mangkat’ (berangka) untuk membantu sesama,” tambah Musngadi
Rangkaian acara peringatan milad ini diakhiri dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ahmad Zainuddin, pengasuh Pondok Pesantren Ashaabul Yaamin. Seluruh tamu kemudian menikmati hidangan buka puasa diPendopo Dipayudha Adigraha.
Penulis : Aan
Editor : azizah estetika






