Program Hutan Lestari Pertamina Ubah Hutan Rusak Jadi Sumber Penghidupan Warga

Senin, 23 Maret 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Maret 2026 – Program Hutan Lestari yang digagas Pertamina tak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Di lereng Gunung Agung, tepatnya di kawasan Hutan Mahawana Basuki Besakih, suara lonceng dari Pura Kancing Gumi menjadi simbol harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Bagi masyarakat setempat, doa tidak cukup—harus diiringi dengan aksi nyata menjaga lingkungan.

Berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, program Hutan Lestari hadir sebagai inisiatif reforestasi pasca-erupsi Gunung Agung 2017. Kini, kawasan yang sempat terdampak tersebut tidak hanya kembali hijau, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi warga.

Salah satu penggeraknya, I Nyoman Artana, menegaskan pentingnya menjaga kawasan Besakih sebagai hulu Pulau Bali. Menurutnya, kelestarian lingkungan di wilayah ini sangat menentukan keseimbangan ekosistem dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Upaya tersebut membuahkan hasil nyata. Kelompok binaan mampu memproduksi 100–150 kilogram madu per tahun dengan nilai jual tinggi. Selain itu, potensi wisata alam berkembang pesat, dengan pendapatan kelompok mencapai sekitar Rp120 juta per bulan serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Semangat serupa juga tumbuh di Ulubelu. Wastoyo, yang dahulu menggantungkan hidup dari aktivitas perburuan dan penebangan, kini bertransformasi menjadi pelestari hutan.

Melalui program Sekolah Hutan Lestari, masyarakat yang tergabung dalam KUPS Margo Rukun mendapatkan pendampingan untuk beralih menjadi pembudidaya. Mereka menanam puluhan ribu pohon Multi-Purpose Tree Species (MPTS) sekaligus mengolah limbah kopi menjadi pupuk bernilai ekonomi.

Hasilnya signifikan. Kelompok ini kini mencatat omzet hingga Rp2,2 miliar per tahun, bahkan menjadi rujukan bagi berbagai perusahaan dalam program rehabilitasi lahan.

Sementara itu, di pesisir Cilacap, upaya pelestarian mangrove yang digagas Wahyono juga menunjukkan hasil menggembirakan. Kawasan yang sebelumnya gundul kini berubah menjadi pusat eduwisata berbasis lingkungan.

Melalui pembibitan mandiri, Wahyono mampu memproduksi hingga 800 ribu bibit mangrove per tahun. Transformasi ini tidak hanya memulihkan ekosistem pesisir, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa berbagai kisah tersebut merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kedaulatan pangan nasional.

Hingga saat ini, program Hutan Lestari telah menanam lebih dari delapan juta pohon produktif dan mangrove, serta memberdayakan masyarakat melalui integrasi reforestasi, edukasi, dan penguatan ekonomi lokal.

Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kelaparan, konsumsi berkelanjutan, dan aksi terhadap perubahan iklim, sekaligus sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Berita Terkait

Lebaran Golok Setu Babakan: Tradisi Tak Sekadar Tajam, Tapi Penuh Makna yang Dalam
Pelantikan DPK BKPRMI Ciputat Timur, Perkuat Peran Pemuda Masjid
Perpenka 59 Tahun: Silaturahmi Tak Putus, Pengabdian Terus Mengalir
Wawancara Eksklusif: Fakta Pembangunan Di Jakarta dan Tantangannya
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/PK Terima Wejangan Kebangsaan dari Habib Luthfi bin Yahya
Gandeng Pelajar, Polres Brebes Gelar E-Sport Championship 2026, Ratusan Tim Ramaikan Ajang Bergengsi
Pigai Sorot Nasib Pencipta Lagu, RUU Hak Cipta Jadi Harapan Baru
Piyu Desak Revisi UU Hak Cipta, Konser Tak Bisa Lagi Asal Pakai Lagu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:14 WIB

Lebaran Golok Setu Babakan: Tradisi Tak Sekadar Tajam, Tapi Penuh Makna yang Dalam

Sabtu, 11 April 2026 - 15:44 WIB

Pelantikan DPK BKPRMI Ciputat Timur, Perkuat Peran Pemuda Masjid

Rabu, 8 April 2026 - 11:59 WIB

Perpenka 59 Tahun: Silaturahmi Tak Putus, Pengabdian Terus Mengalir

Selasa, 7 April 2026 - 20:07 WIB

Wawancara Eksklusif: Fakta Pembangunan Di Jakarta dan Tantangannya

Senin, 6 April 2026 - 20:14 WIB

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/PK Terima Wejangan Kebangsaan dari Habib Luthfi bin Yahya

Berita Terbaru

daerah

Pemkot Gelar Tasyakuran Hari Jadi ke-446 Kota Tegal

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:28 WIB