RSUD Brebes Rawat 44 Pasien Suspek Campak, 42 Diantaranya Anak- Anak.

Kamis, 2 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – RSUD Brebes saat ini merawat 44 pasien suspek campak. Mereka ditempatkan di ruang isolasi untuk menghindari penularan.

Kasi Keperawatan RSUD Brebes, Nina Armina menyebut, saat ini ada 44 pasien suspek yang dirawat. Mereka menempati kamar kamar khusus untuk isolasi.

Dari 44 orang itu, 42 diantaranya adalah anak anak. Sedangkan dua lainnya adalah pasien dewasa.

“Di bangsal khusus kami merawat 44 suspek campak. 42 anak-anak dan 2 lainnya dewasa,” terangnya di bangsal, Kamis (2/4/2026).

Pasien suspek campak, lanjut Nina cenderung naik dari hari ke hari. Karena itu, pihak rumah sakit sudah melakukan berbagai persiapan termasuk menyiapkan kamar rawat inap.

“Memang tren nya naik, tapi itu sudah diantisipasi. Termasuk menambah kamar kamar jika jumlahnya terus melonjak,” ucap Nina Amrina.

Menyikapi naiknya jumlah suspek campak, pihak RSUD Brebes sudah melakukan langkah langkah antisipasi. Langkah-langkah yang di lakukan RSUD Brebes antara lain penguatan triase di IGD dengan deteksi dini pasien dengan gejala campak (demam, ruam. Batuk, pilek dan mata merah). Pasien dengan gejala tersebut harus segera dipisahkan ke ruang isolasi.

Kemudian pemeriksaan oleh nakes menggunakan alat pelindung diri lengkap.
Management rumah sakit juga sudah memastikan kesediaan obat obatan dan alat pelindung diri (APD) selalu lengkap.

“Sudah ada ruang isolasi 4 kamar untuk antisipasi lonjakan. Kemudian perlindungan buat para nakes dan persiapan lainnya,” pungkas Nina.

Sebelumnya diberitakan, warga Kabupaten Brebes yang terindikasi atau suspek campak sebanyak 202 orang. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan sudah ada yang dinyatakan positif.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Heru Padmonobo ditemui di kantornya mengungkap, ada kenaikkan kasus suspek campak di Brebes. Sehari sebelumnya, suspek campak ada di angka 197 orang.

Kemudian sehari berikutnya (hari ini) ada penambahan suspek sebamyak 5 orang sehingga total 202 orang. Mereka dicurigai sebagai penderita campak dengan gejala panas, ruam ruam merah, batuk pilek, nyeri tulang dan nyeri badan.

“Dicurigai kasus campak atau suspek per hari ini 202 kasus. Di hari kemarin (Selasa) ada 197. Jadi per hari ini ada penambahan 5 kasus suspek campak,” rinci Heru kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Penulis : Rusmono

Editor : Azizah Estetika

Berita Terkait

Kirab 5 Gunungan Semarakkan Puncak Hari Jadi ke-455 Banjarnegara, Warga Tumpah Ruah Rayakan Tradisi.
Pimpin Kenaikan Pangkat PNS Polri dan Halal Bihalal, Kapolres: Jadikan Motivasi dan Jaga Citra Institusi.
Halal Bihalal Ibu-Ibu Kereta Api di Bogor, Pererat Silaturahmi Pasca Lebaran
UMKM Indonesia Naik Kelas: Menjual Lebih Luas, Bertahan Lebih Kuat
Rokok Manchester Biru dan PSG Diduga Bebas Beredar di Batam, Bea Cukai Diminta Bertindak Tegas
Bupati Brebes Lantik 156 ASN, Ingatkan Pentingnya Pelayanan Publik Berkualitas.
Bukan Euforia, Setelah Dilantik 156 PNS Brebes Salurkan Bantuan untuk Warga Sridadi.
Di Momen Lebaran, Bupati Brebes Serahkan SK Pensiun 37 ASN, Tekankan Semangat Pengabdian Baru
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:34 WIB

Kirab 5 Gunungan Semarakkan Puncak Hari Jadi ke-455 Banjarnegara, Warga Tumpah Ruah Rayakan Tradisi.

Kamis, 2 April 2026 - 19:24 WIB

Pimpin Kenaikan Pangkat PNS Polri dan Halal Bihalal, Kapolres: Jadikan Motivasi dan Jaga Citra Institusi.

Kamis, 2 April 2026 - 19:19 WIB

RSUD Brebes Rawat 44 Pasien Suspek Campak, 42 Diantaranya Anak- Anak.

Kamis, 2 April 2026 - 15:04 WIB

Halal Bihalal Ibu-Ibu Kereta Api di Bogor, Pererat Silaturahmi Pasca Lebaran

Kamis, 2 April 2026 - 11:18 WIB

UMKM Indonesia Naik Kelas: Menjual Lebih Luas, Bertahan Lebih Kuat

Berita Terbaru