Martoyo Dukung Pelestarian Tradisi Sadran dan Tahun Baru Islam sebagai Warisan Budaya Lokal

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martoyo S.sos saat berada di lapangan Maero Koco dalam pelaksanaan Perayaan tahun Jawa atau Sadran 2026, Desa  Kemranggon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.(Dok.Bas/Berita Fakta.id)

Martoyo S.sos saat berada di lapangan Maero Koco dalam pelaksanaan Perayaan tahun Jawa atau Sadran 2026, Desa Kemranggon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.(Dok.Bas/Berita Fakta.id)

Banjarnegara, BeritaFakta.id – Tradisi Sadran dan peringatan Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Jawa masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Banjarnegara, khususnya di Kecamatan Susukan. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga.

Setiap tahunnya, masyarakat menggelar berbagai kegiatan budaya dan keagamaan dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Jawa. Tradisi ini tidak hanya menjadi agenda rutin masyarakat, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.

Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara dari Fraksi Gerindra, Martoyo, S.Sos., menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut. Menurutnya, Sadran maupun peringatan Tahun Baru Islam memiliki nilai budaya, sosial, dan religius yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

“Tradisi seperti Sadran dan peringatan Tahun Baru Islam merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain mengandung nilai religius, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga,” ujar Martoyo.saat wawancarai khusus di kediamannya, Pada, Selasa(16/6/2026).

Sebagai sosok yang dikenal memiliki perhatian terhadap seni, budaya, dan kegiatan keagamaan, Martoyo menilai keberlangsungan tradisi lokal perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya daerah menjadi bagian penting dalam menjaga identitas dan karakter masyarakat Banjarnegara.

Ia berharap generasi muda turut berperan aktif dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Dengan demikian, nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Budaya lokal merupakan kekayaan daerah yang tidak ternilai. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikannya agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tambahnya.

Martoyo juga menegaskan bahwa keberadaan tradisi-tradisi lokal seperti Sadran dapat menjadi salah satu aset budaya yang memperkuat jati diri masyarakat Lokal dan sekaligus memperkaya khazanah budaya Kabupaten Banjarnegara.
“Budaya masyarakat setempat saat ini seperti sadran di Susukan masih di junjung tinggi, makna yang sebenarnya adalah ungkapan rasa syukur ke hadirat Alloh SWT, itulah yang sebenarnya patut kita maknai, ” Katanya.

Dengan dukungan berbagai pihak, tradisi Sadran dan peringatan Tahun Baru Islam diharapkan dapat terus berkembang serta menjadi sarana mempererat persatuan dan kerukunan masyarakat di tengah kehidupan yang semakin modern. (Bas)

Berita Terkait

Bupati Banjarnegara Tekankan MPLS Ramah Anak dan Larangan Pungutan Liar
Jumat Sehat Ceria, Petugas dan Warga Binaan Rutan Batam Kompak Gelar Senam Bersama
Transformasi Peran Linmas, Kecamatan Batur Perkuat Kapasitas Tanggap Bencana
BPBD Banjarnegara Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Fokus Distribusi Air Bersih ke Wilayah Terdampak
PTUN Bandung Nyatakan Gugatan Maria Virginita Napiun dkk Tidak Dapat Diterima, Ahli Waris Drs. Amanullah Menang Perkara
Gelar Rakerda Partai PAN Brebes Mulai Tancap Gas, Targetkan Masuk 3 Besar di Pemilu 2029
Sinergi, Polres Brebes Bersama Instansi Terkait Amankan Rally Wisata Nomadic TLC
Enam Jawara Cilik Brebes Ukir Prestasi Nasional, Pemkab Beri Apresiasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:09 WIB

Bupati Banjarnegara Tekankan MPLS Ramah Anak dan Larangan Pungutan Liar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:56 WIB

Jumat Sehat Ceria, Petugas dan Warga Binaan Rutan Batam Kompak Gelar Senam Bersama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:47 WIB

Transformasi Peran Linmas, Kecamatan Batur Perkuat Kapasitas Tanggap Bencana

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:44 WIB

BPBD Banjarnegara Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Fokus Distribusi Air Bersih ke Wilayah Terdampak

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Gelar Rakerda Partai PAN Brebes Mulai Tancap Gas, Targetkan Masuk 3 Besar di Pemilu 2029

Berita Terbaru