Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Dr. Jazuli Juwaini, MA, MM berbicara pada penutupan Musyawarah Wilayah Mathla’ul Anwar Jawa Tengah di Semarang pada 13 September 2026 (Foto: Humas PBMA) 
SEMARANG, Beritafakta.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) Mathla’ul Anwar Jawa Tengah yang berlangsung di Semarang pada 12–13 September 2026 menghasilkan kepemimpinan baru sekaligus menetapkan sejumlah agenda strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.

Dalam forum tersebut, Dr. H. Muh. Haris, M.Si terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar Jawa Tengah masa khidmat 2026–2031. Haris menggantikan H. Sumanto, SH, MH, yang sebelumnya memimpin PW Mathla’ul Anwar Jawa Tengah.
Sebelum terpilih sebagai ketua wilayah, Haris tercatat menjabat sebagai Ketua Majelis Amanah/Penasehat Pimpinan Daerah Mathla’ul Anwar (PDMA) Salatiga.
Muswil tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah Mathla’ul Anwar Jawa Tengah selama lima tahun mendatang.

Muswil dibuka oleh Wakil Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, sementara penutupan diisi arahan Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), Dr. KH Jazuli Juwaini, MA, MM.
Dalam arahannya, Jazuli Juwaini meminta kepengurusan baru tidak sekadar melanjutkan rutinitas organisasi. Ia mendorong Mathla’ul Anwar Jawa Tengah melakukan terobosan dalam berbagai bidang, mulai dari pembenahan struktur hingga penguatan kader dan dakwah.
Menurutnya, periode kepengurusan baru harus menjadi momentum untuk menghadirkan perubahan yang nyata dan terukur.
“Di bawah kepengurusan baru, kita berharap Mathla’ul Anwar Jawa Tengah bisa melakukan lompatan-lompatan dalam penataan organisasi, kaderisasi, penataan aset, dan perluasan syiar dakwah Mathla’ul Anwar di wilayah Jawa Tengah,” katanya.
Salah satu pekerjaan penting yang menjadi perhatian PBMA adalah penguatan struktur organisasi di tingkat daerah. Jazuli menekankan perlunya segera melengkapi kepengurusan Pimpinan Daerah (PD) Mathla’ul Anwar di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Ia menilai, organisasi yang memiliki struktur kuat dan solid akan lebih mudah menjalankan program sekaligus memperluas kontribusinya di tengah masyarakat.
Namun, soliditas tersebut menurutnya tidak cukup dibangun melalui struktur formal. Dibutuhkan pula keikhlasan, konsistensi, dan semangat istiqamah dari seluruh jajaran pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.
“Insya Allah kalau ikhlas, solid, dan tertib dalam bekerja, Mathla’ul Anwar menjadi ringan dalam menjalankan amanah. Kita juga akan mendapatkan kemudahan dan keberkahan dalam kehidupan,” tegasnya.
Terpilihnya Muh. Haris sebagai Ketua PW Mathla’ul Anwar Jawa Tengah periode 2026–2031 diharapkan membawa energi baru bagi organisasi, sekaligus memperkuat koordinasi antara kepengurusan wilayah dan daerah.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Mathla’ul Anwar Jawa Tengah ditargetkan tidak hanya semakin tertata secara kelembagaan, tetapi juga mampu meningkatkan kiprahnya dalam pendidikan, dakwah, kaderisasi, serta pelayanan sosial kemasyarakatan.
Muswil pun menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menerjemahkan berbagai keputusan organisasi ke dalam kerja nyata selama lima tahun mendatang.
(Red)
Tidak ada komentar