x

Direktur Pembangkitan PLN Pantau Keandalan Listrik MotoGP Mandalika

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Okt 2026 18:43 9 abdan

beritafakta.id – Menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026, Minggu (11/10), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo meninjau kesiapan infrastruktur kelistrikan dan seluruh personel siaga di kawasan sirkuit serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian ajang balap motor internasional ini berlangsung.

Rizal mengatakan, persiapan kelistrikan telah dilakukan secara berkala dan kini memasuki tahap krusial menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026. Sebagai puncak rangkaian event, tahap ini membutuhkan kesiapan optimal. Untuk itu, PLN siap menjaga keandalan sistem pembangkitan dan kontinuitas pasokan listrik infrastruktur pendukung selama gelaran berlangsung.

“MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia. PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar melalui dukungan pasokan listrik yang andal. Kami ingin memastikan langsung bahwa infrastruktur kelistrikan dan personel siaga dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, saat ini, daya mampu pasok pembangkit sistem Lombok untuk menopang kebutuhan listrik masyarakat sekaligus mendukung operasional berbagai fasilitas, termasuk gelaran MotoGP 2026 di Mandalika mencapai 436 megawatt (MW), dengan beban puncak sebesar 324 MW. Kondisi tersebut menyediakan cadangan daya sebesar 112 MW selama gelaran balap motor internasional tersebut berlangsung.

Untuk pengamanan sistem kelistrikan berlapis, PLN juga menyediakan genset standby di lokasi sirkuit Mandalika berkapasitas total 4.150 kilovolt ampere (kVA). Sementara beban puncak listrik di kawasan tersebut selama sesi kualifikasi dan sprint race pada Sabtu (10/10) tercatat mencapai 2.930 kVA, meningkat dibandingkan periode yang sama pada penyelenggaraan tahun sebelumnya sebesar 2.815 kVA. Sehingga, ketersediaan pasokan daya aman.

Hasil pemantauan melalui Control Room Kelistrikan, lanjut Rizal, kondisi pembangkit dan pasokan listrik di kawasan sirkuit terpantau aman selama sesi kualifikasi dan sprint race. Kecukupan daya dan kesiapan operasional menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Kami pantau kondisi pembangkit aman, pasokan daya cukup, dan kelistrikan di Sirkuit Mandalika normal. Sesi kualifikasi dan sprint race hari ini (Sabtu) pun bisa berjalan normal,” kata Rizal.

Untuk memperkuat keandalan pasokan, PLN menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 Unit Gardu Bergerak (UGB), serta genset dengan total kapasitas 4 MW. PLN juga menyiapkan tiga titik inlet UGB berkapasitas masing-masing 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA, dengan total kapasitas 1.280 kVA. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk mendukung mobilisasi peralatan sesuai kebutuhan operasional.

Keandalan pasokan listrik berperan penting dalam mendukung kelancaran MotoGP Mandalika 2026 sekaligus memperkuat pengembangan sport tourism Indonesia. Melalui kesiapan infrastruktur dan pasokan listrik yang andal, PLN berkomitmen mendukung kesuksesan ajang olahraga internasional serta menghadirkan pengalaman terbaik bagi pembalap, penyelenggara, dan penonton, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga kelas dunia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x