x

Jaga Kedaulatan Pangan, Kejaksaan Agung RI dan ASLINMAS Brebes Salurkan Bibit Cabai di Desa Grinting Bulakamba

waktu baca 3 menit
Kamis, 29 Okt 2026 10:32 30 redaksi

BREBES, Beritafakta.id – Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan pembagian bibit cabai di Aula Pemerintahan Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daerah. Mengusung tema “Dari Tangan Pemuda dan Pemudi yang Tumbuh, Kita Bangun Kedaulatan Pangan untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Waito Wangoteleng yang mewakili Kejaksaan Agung Republik Indonesia beserta jajaran. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Brebes, Hendrik Murbawan beserta staf.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, Sekretaris Jenderal ASLINMAS, Adhitya Yusma Perdana, Kepala Desa Grinting, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bulakamba.

Dalam rangkaian acara tersebut, apresiasi juga diberikan secara simbolis kepada 100 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan membantu masyarakat di lingkungan masing-masing.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Waito Wangoteleng, menyampaikan bahwa pembagian bibit cabai merupakan bentuk nyata sinergi antarlembaga dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi pangan.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama ketahanan pangan. Dari tangan pemuda dan pemudi yang tumbuh, kita bangun kedaulatan pangan untuk negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASLINMAS, Adhitya Yusma Perdana, berharap pembagian bibit cabai tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Ia mengatakan, bibit yang dibagikan merupakan bibit berkualitas dan siap tanam. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan serta merawatnya secara optimal agar menghasilkan panen yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

“Bibit yang dibagikan berkualitas dan siap tanam. Kami harap warga merawatnya dengan baik, sehingga panennya melimpah dan bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni dalam sambutannya, turut mengajak masyarakat untuk merawat bibit cabai yang telah diterima agar dapat tumbuh dan menghasilkan panen.

Ia menekankan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak semata-mata bergantung pada program pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan lahan dan pekarangan rumah, juga dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak nyata.

Pemanfaatan pekarangan untuk menanam cabai diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar, serta meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi fluktuasi harga komoditas pangan.

Antusiasme terlihat dari puluhan perwakilan masyarakat dan kelompok tani yang hadir untuk menerima bibit cabai. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan demonstrasi penanaman yang dipimpin langsung oleh para pimpinan instansi sebagai bentuk keteladanan sekaligus edukasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, semangat Hari Sumpah Pemuda dimaknai tidak hanya sebagai peringatan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial.

Sinergi antara Kejaksaan, ASLINMAS, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mendorong tumbuhnya gerakan ketahanan pangan berbasis keluarga dan lingkungan.

Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia serta mengoptimalkan peran generasi muda, upaya mewujudkan ketersediaan pangan yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan diharapkan dapat terus berkembang di Kabupaten Brebes

(Rusmono)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x