Jakarta, Beritafakta.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah secara resmi menetapkan awal bulan Rajab 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 22 Desember 2025.
Penetapan tersebut disampaikan pada Minggu (21/12/2025) berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Falakiyah PBNU Nomor 007/SK/LF-PBNU/VII/2024, setelah melalui proses penentuan awal bulan sesuai pedoman falakiyah Nahdlatul Ulama.
Sebelum penetapan, Lembaga Falakiyah PBNU melaksanakan rukyatul hilal pada Sabtu (20/12/2025) atau bertepatan dengan 29 Jumadil Akhirah 1447 H, yang dilakukan serentak di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Berdasarkan laporan dari seluruh lokasi rukyat, hilal tidak terlihat di satu pun titik pengamatan. Oleh karena itu, penetapan awal Rajab dilakukan dengan metode istikmal, yakni menyempurnakan bulan Jumadil Akhirah menjadi 30 hari.
Dengan demikian, awal bulan Rajab 1447 H dimulai sejak terbenamnya matahari pada Ahad sore dan bertepatan dengan Senin Pon, 22 Desember 2025.
Lembaga Falakiyah PBNU menegaskan bahwa penetapan ini telah melalui kajian ilmiah dan prosedur yang berlaku. PBNU juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Nahdliyin yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan rukyatul hilal di berbagai daerah.
Selain itu, PBNU mengimbau jajaran PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk menyosialisasikan hasil penetapan awal Rajab 1447 Hijriah kepada warga Nahdlatul Ulama.
(Haris Pranatha)






