Bendahara SATMA AMPI Madina Desak KPK Usut Tiga Proyek Puskesmas Bermasalah di Madina

Senin, 12 Januari 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal — Aroma tak sedap tercium dari proyek pembangunan infrastruktur kesehatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sedikitnya tiga proyek strategis di bawah naungan Dinas Kesehatan Madina dilaporkan bermasalah dan kuat terindikasi merugikan keuangan negara. Kondisi ini memicu desakan keras agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.
Adapun tiga proyek yang menjadi sorotan tajam tersebut meliputi pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae, Puskesmas Kayu Laut, dan Puskesmas Panyabungan Jae.

Bendahara SATMA AMPI Madina, Muhammad Saleh, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dan temuan awal di lapangan, terdapat dugaan pembayaran 100 persen kepada penyedia jasa, sementara progres fisik pekerjaan belum selesai sepenuhnya.

“Ini bukan lagi dugaan ringan. Jika benar dana dicairkan penuh sementara pekerjaan belum rampung, maka ini mengarah pada praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang terang-benderang,” tegas Muhammad Saleh.

Ia menyoroti peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diduga menyetujui pencairan penuh dengan memanipulasi laporan progres fisik. Tindakan tersebut dinilai telah mencederai etika jabatan serta melanggar tanggung jawab profesional sebagai aparatur negara.

“PPK bukan hanya bertanggung jawab secara administratif, tetapi juga secara pidana. Jika laporan progres direkayasa demi mencairkan anggaran, maka itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik,” lanjutnya.

SATMA AMPI Madina mengingatkan bahwa sesuai regulasi terbaru tahun 2025, setiap PPK wajib memiliki sertifikat kompetensi pengadaan barang dan jasa. Pelanggaran berat dalam proyek ini dapat berujung pada pencabutan sertifikat secara permanen, yang berarti oknum terkait tidak lagi layak menduduki jabatan pengadaan.

Selain ancaman sanksi administratif berat—mulai dari teguran tertulis, penundaan kenaikan pangkat, hingga pemberhentian tidak hormat—kasus ini juga diduga kuat mengandung unsur pidana pemalsuan dokumen, khususnya terkait Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan (BAPP) maupun Berita Acara Serah Terima (BAST) yang disinyalir dibuat secara fiktif atau semu.

“Jika fasilitas kesehatan dijadikan ladang bancakan, maka yang dirampok bukan hanya uang negara, tetapi juga hak dasar masyarakat Madina atas layanan kesehatan yang layak,” ujar Saleh.
Atas dasar itu, SATMA AMPI Madina secara tegas mendesak KPK dan aparat penegak hukum lainnya untuk mengusut tuntas aliran dana, peran aktor-aktor kunci, serta membuka secara terang benderang siapa saja yang bertanggung jawab dalam tiga proyek puskesmas tersebut.

“Masyarakat Madina menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkasnya.
(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Berita Terbaru