Aceh Tamiang – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Hunian Sementara (Huntara) 2 di Kabupaten Aceh Tamiang dengan memperhatikan aspek kenyamanan penghuni, salah satunya melalui penggunaan atap berlapis aluminium foil sebagai peredam panas.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung pembangunan Huntara 2 dan menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara agar masyarakat terdampak bencana dapat segera meninggalkan tenda pengungsian.
Huntara 2 dibangun secara modular di Kecamatan Karang Baru di atas lahan seluas 13.248 meter persegi dengan total luas bangunan 3.780 meter persegi. Kawasan hunian ini terdiri atas 13 blok dan satu mushola, yang akan menampung 156 kepala keluarga atau sekitar 624 jiwa.
Setiap unit Huntara dilengkapi atap berlapis aluminium foil yang berfungsi memantulkan radiasi matahari sehingga suhu di dalam hunian lebih sejuk, khususnya pada siang hari. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penghuni, terutama anak-anak dan lansia, serta membantu mengurangi tekanan psikologis warga yang sebelumnya tinggal di tenda.
Selain di Aceh Tamiang, Kementerian PU juga mempercepat pembangunan huntara di wilayah lain di Aceh. Di Bener Meriah, progres pembangunan telah mencapai 5,32 persen, sementara di Pidie Jaya dan Aceh Utara masih dilakukan survei lokasi. (*)






