SATMA AMPI Madina Soroti Biaya Rp6 Juta per Hari, Desak Evaluasi Pengelola Program MBG Bukit Malintang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, BERITAFAKTA.ID – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bukit Malintang kembali menuai sorotan. Kali ini, kritik datang dari Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (SATMA AMPI) Kabupaten Mandailing Natal yang mendesak pemerintah daerah mengevaluasi bahkan memutus kerja sama dengan yayasan pengelola program tersebut.

Bendahara SATMA AMPI Madina, Muhammad Saleh, menilai pengelola dapur MBG tidak menjalankan program sesuai standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait aspek sanitasi dan penggunaan air, sebagaimana temuan dari Puskesmas setempat.

“Jika klarifikasi pengelola tidak sejalan dengan temuan Puskesmas, ini sudah menjadi alasan kuat untuk melakukan evaluasi serius, bahkan memutus kerja sama. Program sebesar MBG tidak boleh dijalankan dengan standar yang abu-abu,” tegas Saleh.

Menurutnya, perbedaan antara laporan pengelola dan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan merupakan indikator lemahnya pengawasan serta potensi risiko terhadap kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi peserta didik.

SATMA AMPI juga menyoroti besarnya biaya operasional yayasan pengelola yang disebut mencapai Rp6 juta per hari. Angka tersebut dinilai tidak sebanding dengan kondisi faktual di lapangan yang masih menunjukkan dugaan pelanggaran SOP.

“Anggaran operasional Rp6 juta per hari seharusnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih, sanitasi dapur, dan standar keamanan pangan. Jika masih bermasalah, maka efektivitas penggunaan anggaran patut dipertanyakan,” ujarnya.

Saleh menegaskan bahwa SATMA AMPI tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis sebagai kebijakan pemerintah, namun menolak keras pengelolaan yang tidak profesional dan berpotensi membahayakan kesehatan anak.

“Kami mendukung MBG, tapi keselamatan dan kesehatan siswa tidak boleh dikompromikan. Jika yayasan tidak mampu menjalankan SOP, maka kerja sama harus dihentikan dan diganti dengan pengelola yang lebih kompeten,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, SATMA AMPI Madina mendesak Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Inspektorat Daerah Kabupaten Mandailing Natal untuk melakukan audit menyeluruh, terbuka, dan independen terhadap pengelolaan MBG di Bukit Malintang.

Organisasi tersebut menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan transparan, akuntabel, serta benar-benar menjamin kualitas gizi dan keamanan pangan bagi peserta didik sebagai penerima manfaat utama.

Red: Magrifatulloh

Berita Terkait

Seorang Siswa SD Alami Memar dan Trauma, Akibat di Bully Teman Sekelasnya
Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh
Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo
Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan
Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.
Lonjakan Penerima Bansos Pangan di Banjarnegara Tembus 73,93 Persen di 2026
Ribuan Massa Gabungan Santri – Ormas Keagamaan di Brebes Geruduk Warung Penjual Obat Golongan G
Disperindagkop UKM Banjarnegara Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:23 WIB

Seorang Siswa SD Alami Memar dan Trauma, Akibat di Bully Teman Sekelasnya

Kamis, 16 April 2026 - 19:58 WIB

Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo

Kamis, 16 April 2026 - 19:31 WIB

Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:22 WIB

Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.

Berita Terbaru