Kepala Desa Simaninggir Bantah Klaim SPPG, Soroti Bahan Baku hingga Pengelolaan Limbah

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal – Polemik antara Kepala Desa Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Muhsin Azis, dengan pihak SPPG Dapur Simaninggir terus bergulir dan menjadi perhatian publik.

Muhsin Azis secara tegas membantah sejumlah pernyataan yang sebelumnya disampaikan pihak SPPG, khususnya terkait klaim penggunaan bahan baku dari masyarakat lokal serta adanya kerja sama dengan Pemerintah Desa Simaninggir.

Melalui sambungan telepon, Muhsin menilai pernyataan SPPG tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Tidak ada yang benar dari pernyataan SPPG itu. Bahan baku mereka bukan dari masyarakat sini,” ujar Muhsin, Selasa (9/2/2026).

Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan bahan baku operasional SPPG justru berasal dari luar daerah, bukan dari Desa Simaninggir maupun pasar lokal di Mandailing Natal.

“Setahu saya, bahan bakunya datang dari Padang Sidempuan atau Sibolga. Barang masuk biasanya malam hari, sekitar pukul 10,” ungkapnya.

Selain soal bahan baku, Muhsin juga membantah adanya kerja sama resmi antara SPPG dengan Pemerintah Desa. Ia menegaskan bahwa pihak desa tidak pernah memberikan izin maupun menerima pemberitahuan terkait keberadaan dan aktivitas SPPG di wilayahnya.

“Tidak pernah ada izin atau koordinasi dengan kami. Kalau mereka bilang ada kerja sama dengan pemerintah desa, itu tidak benar,” tegasnya.

Persoalan lain yang disoroti Muhsin adalah terkait pengelolaan limbah. Menurutnya, aktivitas SPPG menimbulkan tumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

“Sampah mereka menumpuk di pinggir jalan, ini jelas mengganggu dan tidak pernah dikoordinasikan dengan desa,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Dapur Simaninggir belum memberikan tanggapan resmi atas bantahan dan pernyataan Kepala Desa Simaninggir tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak SPPG guna memperoleh klarifikasi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi.

Polemik ini memicu sorotan masyarakat terhadap transparansi operasional SPPG, legalitas izin, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan. Masyarakat berharap aparat pemerintah dan instansi terkait dapat turun tangan untuk memastikan aktivitas SPPG berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Abdul Latif Warga Desa Limbangan Kec Losari/Brebes, Kondisi Rumahnya Memprihatinkan
Antisipasi Kemarau Ekstrem, Polres Kendal Ikuti Arahan Wakapolri Soal Karhutla
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Terjerumus Masuk Kubangan Galian C
Halal Bihalal Bupati Banjarnegara Bersama BUMDESMA, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas.
Mendes Yandri Ajak Insan Pendidikan di Kabupaten Serang Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Desa
Latih 135 Calon Pengurus, Disperindagkop Banjarnegara Tekankan Transparansi Keuangan Koperasi
Bupati Amalia Ajak PKS Perkuat Barisan Politik Pembangunan Banjarnegara.
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:46 WIB

Abdul Latif Warga Desa Limbangan Kec Losari/Brebes, Kondisi Rumahnya Memprihatinkan

Rabu, 15 April 2026 - 06:38 WIB

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Polres Kendal Ikuti Arahan Wakapolri Soal Karhutla

Rabu, 15 April 2026 - 06:36 WIB

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 20:41 WIB

Halal Bihalal Bupati Banjarnegara Bersama BUMDESMA, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas.

Selasa, 14 April 2026 - 18:07 WIB

Mendes Yandri Ajak Insan Pendidikan di Kabupaten Serang Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Desa

Berita Terbaru