Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Terjerumus Masuk Kubangan Galian C

Rabu, 15 April 2026 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN – Di Madiun, Jawa Timur, seorang bocah berusia 4 tahun ditemukan tewas di perairan kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026).

Sebelum akhirnya diketahui tak bernyawa, korban bernama Rizuka Putra Ramadhan itu tengah asyik bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan.

Namun, hanya berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di kamar untuk mencuci pakaian ke belakang, yang sebelumnya turut menemani bermain, korban tiba-tiba menghilang.

Suwarni yang kaget bukan kepalang segera memanggil suaminya, Slamet, guna mencari keberadaan anak keduanya tersebut. Informasi segera dikembangkan kepada warga dan perangkat desa, untuk turut melakukan pencarian.

“Anak itu (korban) masih kecil, mainan handphone di kamar rumahnya. Lalu ditinggal ibunya untuk nyuci pakaian ke belakang sekitar 15 menit. Pada saat ibunya kembali ke kamar, anak itu sudah tidak ada. Entah kemana tidak tahu,” ujar Suwarno, Kamituwo desa setempat kepada koresponden.

Menurut Suwarno, awalnya tidak ada pihak yang menduga korban pergi ke kubangan bekas galian C yang hanya berjarak 60 meter dari rumahnya itu. Sebab itulah pencarian oleh warga tidak difokuskan ke lokasi tersebut.

Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, Tagana dan unsur kebencanaan lainnya turun ke lokasi kejadian, setelah upaya pencarian mandiri tak membuahkan hasil. Tim pencarian korban turun menggunakan perahu karet dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Tim SAR akhinya menemukan jasad korban terselip diantara tumbuhan liar. Tubuh korban segera dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarganya, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas setempat.

“Terdapat bekas galian yang masih ada airnya, di dekat rumah korban. Saat ditinggal ibunya ke dapur sekitar 15 menit, di anak sudah tidak ada di kamarnya,” kata AKP Sukoco, Kapolsek Saradan.

Dugaan sementara tewasnya korban akibat tercebur ke dalam kubangan bekas galian C sedalam 3 meter.

Namun begitu, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim Inafis Polres setempat dan tenaga medis, guna memastikan penyebab kematian korban. (fin)

Berita Terkait

Estafet Kepemimpinan Polres Banjarnegara: AKBP Aruma Resmi Gantikan AKBP Mariska
Tekan Angka Kecelakaan di Flyover Kretek Paguyangan, AMPK Kordinasi Ikuti Arahan di Polres Brebes
AKBP Muhammad Ali Akbar Resmi Jabat Kapolres Brebes, Gantikan AKBP Lilik Ardhiansyah
22 Jabatan Berganti, Kapolda Jateng Tegaskan Regenerasi Kepemimpinan untuk Pelayanan yang Lebih Optimal
Danlanud Hang Nadim Batam Kunjungi Lapas Kelas IIA Batam, Perkuat Sinergi Antarinstansi
Penutupan Rangkaian Muscam DPD Partai Golkar Kota Tangerang berjalan lancar, Sachrudin : “Golkar milik rakyat, mari raih kemenangan di Pemilu 2029
Pemkab Genjot Keaktifan BPJS PBI, Warga Rentan dan Eliminasi TBC Jadi Sorotan
Anggota DPR RI dari PDIP Komisi ll Shintya Sandra Kusuma, Gandeng IPDN Tekankan Penguatan Akuntabilitas Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:38 WIB

Estafet Kepemimpinan Polres Banjarnegara: AKBP Aruma Resmi Gantikan AKBP Mariska

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:50 WIB

Tekan Angka Kecelakaan di Flyover Kretek Paguyangan, AMPK Kordinasi Ikuti Arahan di Polres Brebes

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

AKBP Muhammad Ali Akbar Resmi Jabat Kapolres Brebes, Gantikan AKBP Lilik Ardhiansyah

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:02 WIB

Danlanud Hang Nadim Batam Kunjungi Lapas Kelas IIA Batam, Perkuat Sinergi Antarinstansi

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14 WIB

Penutupan Rangkaian Muscam DPD Partai Golkar Kota Tangerang berjalan lancar, Sachrudin : “Golkar milik rakyat, mari raih kemenangan di Pemilu 2029

Berita Terbaru