Pemkab Banjarnegara Terapkan e-SAKIP, Bupati Tegaskan Kinerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengarai Pemukulan Gong oleh Amalia Desiana Bupati Banjarnegara, program berbasis digital yakni e-SAKIP mulai segera ter implementasikan.(Dok.Kominfo Bna/Berita Fakta id)

Di tengarai Pemukulan Gong oleh Amalia Desiana Bupati Banjarnegara, program berbasis digital yakni e-SAKIP mulai segera ter implementasikan.(Dok.Kominfo Bna/Berita Fakta id)

Banjarnegara, BeritaFakta.id— Pemerintah Kabupaten Banjarnegara resmi menerapkan Electronic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (e-SAKIP) berbasis web sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil. Melalui sistem ini, setiap penggunaan anggaran daerah diharapkan dapat diukur kinerjanya serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peluncuran e-SAKIP dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, di Aula Sasana Bhakti Praja, Selasa (4/8/2026), yang ditandai dengan pemukulan gong dan dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat perencana, serta pengelola SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Dalam sambutannya, Bupati Amalia menegaskan bahwa transformasi digital di lingkungan pemerintahan tidak boleh berhenti pada perubahan sistem administrasi semata. Digitalisasi, menurutnya, harus diiringi dengan perubahan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang lebih profesional, terukur, dan berorientasi pada capaian kinerja.

“e-SAKIP harus menjadi alat pengendali kinerja yang mampu memastikan setiap penggunaan anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Amalia.

Ia meminta seluruh kepala OPD memimpin secara langsung implementasi e-SAKIP di masing-masing instansi. Mulai dari penyusunan indikator kinerja, penginputan data, pelaksanaan program, hingga evaluasi hasil harus dilakukan secara konsisten agar menghasilkan informasi yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Menurutnya, keberhasilan implementasi e-SAKIP sangat bergantung pada kualitas data yang disajikan serta keterpaduan antara proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, dan pelaporan kinerja. Dengan demikian, setiap program pemerintah dapat dievaluasi berdasarkan capaian yang terukur, bukan sekadar realisasi anggaran.

Sementara itu, Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara, Dalmini, S.Sos., menjelaskan bahwa e-SAKIP merupakan aplikasi berbasis website yang dikembangkan untuk mengintegrasikan proses perencanaan, pemantauan, pengendalian, evaluasi, hingga pelaporan kinerja seluruh OPD dalam satu sistem.

Menurut Dalmini, digitalisasi sistem akuntabilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Target yang ingin dicapai adalah peningkatan nilai SAKIP Kabupaten Banjarnegara dari predikat B menjadi AA melalui sistem yang lebih terintegrasi dan berbasis kinerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan e-SAKIP merupakan bagian dari implementasi KOMPAS SAKIP, sebuah pendekatan yang dirancang untuk menyelaraskan proses perencanaan, pelaksanaan program, pengukuran, hingga evaluasi kinerja agar sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program strategis nasional.

Melalui penerapan e-SAKIP, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menargetkan sistem pengukuran kinerja yang lebih objektif, transparan, dan terintegrasi. Selain menjadi instrumen evaluasi internal, sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (Bas)

Berita Terkait

Pemkab Banjarnegara Buka Seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu, Bupati Ajak Profesional Ikut Mendaftar
Ribuan Warga Alami Gangguan Penglihatan, Banjarnegara Jadi Percontohan Program Kesehatan Mata Inklusif
Pamit dari Kendal, AKBP Hendry Serahkan Tongkat Estafet kepada AKBP Ratna
Agus Junedi Kawal Aspirasinya, Jalan Rusak Pakis Aji Ditarget Masuk APBD Perubahan 2026
Pimpin Apel Perdana, Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global
30 Jenis Barang Bukti Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Tetap (Inkracht)
Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Perempuan di Tangsel Minta Kepastian Proses Hukum
Waduk Malahayu Bersih, Wisata Makin Asri Berkat Kolaborasi Warga dan Pelajar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Pemkab Banjarnegara Buka Seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu, Bupati Ajak Profesional Ikut Mendaftar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Pemkab Banjarnegara Terapkan e-SAKIP, Bupati Tegaskan Kinerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Ribuan Warga Alami Gangguan Penglihatan, Banjarnegara Jadi Percontohan Program Kesehatan Mata Inklusif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pamit dari Kendal, AKBP Hendry Serahkan Tongkat Estafet kepada AKBP Ratna

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Agus Junedi Kawal Aspirasinya, Jalan Rusak Pakis Aji Ditarget Masuk APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru