x

HUT ke-86, Bupati Amalia Dorong RSUD Hj Ana Lasmanah Jadi Pilihan Utama Warga Banjarnegara

waktu baca 3 menit
Kamis, 3 Sep 2026 14:28 28 redaksi

Banjarnegara, BeritaFakta.id – Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengapresiasi keberadaan RSUD Hj Ana Lasmanah yang selama ini menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Memasuki usia ke-86 tahun, rumah sakit tersebut diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana saat dikonfirmasi terkait Hari Ulang Tahun (HUT) ke-86 RSUD Hj Ana Lasmanah, Kamis (3/9/2026).

“Saya tentunya berbangga hati karena Banjarnegara memiliki RSUD Hj Ana Lasmanah yang menjadi salah satu pilihan terkait dengan pelayanan kesehatan. Ke depannya, harapan saya dengan usia yang ke-86 tahun ini, usia yang semakin dewasa, membuat pelayanan RSUD Hj Ana Lasmanah bisa semakin meningkat dan semakin baik,” ujar Amalia.

Menurutnya, slogan RSUD Hj Ana Lasmanah, **“Menjadi Pilihan Utama Warga Masyarakat Banjarnegara”**, diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi mampu menjadi semangat bagi jajaran rumah sakit untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berharap itu bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat agar pelayanan ke depan akan lebih baik lagi,” katanya.

Amalia juga mengapresiasi peningkatan fasilitas kesehatan di RSUD Hj Ana Lasmanah, salah satunya dengan kembali beroperasinya layanan **CT scan**. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Banjarnegara.

“Iya, tentunya dengan meningkatkan fasilitas-fasilitas kesehatan itu mendekatkan pelayanan. Kenapa saya mengapresiasi RSUD Hj Ana Lasmanah ini memiliki kembali CT scan, karena sebelumnya sudah memiliki, tetapi mengalami kerusakan parah sehingga vakum sekitar tiga sampai empat tahun,” jelasnya.

Dengan kembali tersedianya layanan CT scan, masyarakat Banjarnegara yang membutuhkan pemeriksaan untuk penegakan diagnosis tidak harus dirujuk ke rumah sakit lain atau ke luar daerah.

“Sehingga ada warga Banjarnegara yang membutuhkan penegakan diagnosis melalui CT scan tidak perlu dikirim ke rumah sakit lain atau ke kabupaten lain,” katanya.

Ia mencontohkan, dalam kasus kecelakaan yang menyebabkan cedera pada bagian kepala, pemeriksaan CT scan dapat dilakukan sebagai skrining awal di RSUD Hj Ana Lasmanah. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian dapat menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

“Semisal terjadi sebuah kecelakaan yang mengalami cedera di daerah kepala, ini bisa dilakukan skrining awal di RSUD. Lalu kemudian dilakukan penanganan yang lebih akurat, apakah cukup dilakukan pengobatan di RSUD atau dilakukan rujukan ke rumah sakit yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait penataan dan penggunaan warna putih pada sejumlah ruangan di RSUD Hj Ana Lasmanah, Amalia mengatakan hal tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek efisiensi dan kemudahan dalam pemeliharaan.

“Nanti secara bertahap tentunya. Dipilih warna putih karena sebenarnya melakukan efisiensi. Jadi, kalau ada kerusakan di spot tertentu, tidak perlu diperbaiki semua. Dengan warna putih ini lebih gampang tentunya, tidak perlu dilakukan ahli tertentu, tetapi bisa dilakukan pemeliharaan secara mandiri oleh manajemen rumah sakit,” pungkasnya. (Bas)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x