x

Disparbud Banjarnegara Apresiasi SBC, “Reksa Budaya” Dinilai Bisa Dorong Ekonomi Kreatif

waktu baca 3 menit
Minggu, 27 Sep 2026 11:00 73 redaksi

Banjarnegara, BeritaFakta.id — Perayaan ulang tahun ke-29 Scooter Banjarnegara Club (SBC) tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya komunitas pecinta vespa. Mengusung semangat “Reksa Budaya”, kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, S.Sos., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar komunitas tersebut di Gedung Balai Budaya Banjarnegara, Sabtu (26/9/2026).

Menurutnya, gagasan komunitas untuk mengemas kegiatan otomotif dengan muatan budaya merupakan bentuk kreativitas masyarakat yang sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga:"]

> “Kami mengapresiasi kegiatan komunitas Banjarnegara Vespa Club, apalagi dengan tema *Reksa Budaya*. Hal-hal seperti ini sebenarnya juga menjadi bagian yang dilakukan kami di Disparbud, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif,” ujar Tursiman usai acara seremoni sambutan di Gedung Balai Budaya.

Ia mengatakan, sejak pagi pihaknya melihat bagaimana komunitas mengembangkan gagasan dan ide kreatif untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memiliki nilai budaya.

Tursiman menegaskan, pemerintah daerah pada prinsipnya berupaya memfasilitasi komunitas yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian dan pengembangan budaya, termasuk komunitas otomotif maupun komunitas lainnya.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="2" judul="Baca Juga:"]

“Kami dari dinas pada intinya memfasilitasi teman-teman komunitas, baik vespa maupun yang lainnya, yang berkeinginan untuk memelihara, memajukan, dan membesarkan budaya, termasuk ekonomi kreatif dan pariwisata Banjarnegara,” katanya.

Perform dari The brother, band bergenre regee yang mengguncang Balai Budaya Banjarnegara, sebagai puncak acara aniversary Komunitas Pencinta vespa, antik dan elegan.(Dok Baskoro Berita Fakta)

Menurutnya, pengembangan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat, komunitas, serta para penggiat budaya juga diperlukan agar berbagai potensi daerah dapat berkembang.

“Ini bukan tugas kami saja. Masyarakat, penggiat budaya, komunitas, semuanya bisa ikut serta dalam rangka memajukan dan mengembangkan budaya, terutama potensi wisata, ekonomi kreatif, potensi alam, dan sebagainya,” ujarnya.

Terkait dukungan terhadap kegiatan Anniversary ke-29 SBC, Tursiman menyebut pemerintah memberikan fasilitasi sesuai dengan kapasitas yang dimiliki Disparbud. Namun, pelaksanaan kegiatan tetap menjadi inisiatif utama dari komunitas.

“Ini kegiatan komunitas. Pemerintah mendukung dan memfasilitasi. Adapun sedikit dukungan dari kami, tetapi lebih banyak kegiatan ini memang komunitas yang mengadakan dalam rangka ulang tahun,” katanya.

Ia berharap semangat komunitas SBC dalam mengemas kegiatan bernuansa budaya dapat terus dipertahankan. Menurutnya, keberadaan komunitas dapat menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam menjaga budaya lokal sekaligus memperkenalkan potensi Banjarnegara.

“Semoga komunitas ini tetap berkeinginan dan semangat terus untuk memajukan dan melestarikan budaya Banjarnegara khususnya, dan budaya Indonesia pada umumnya, termasuk budaya Jawa yang ada,” ucapnya.

Lebih jauh, Tursiman menilai berbagai kegiatan budaya memiliki potensi menghasilkan *multiplier effect* bagi masyarakat. Ketika sebuah kegiatan mampu menarik peserta dan pengunjung, sektor lain seperti UMKM, pariwisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif turut berpeluang mendapatkan manfaat.

“Budaya-budaya yang ada, termasuk cagar budaya, bisa diambil faedahnya dan dimanfaatkan. Khususnya biasanya dalam setiap event ada *multiplier effect* kepada masyarakat, sehingga bisa ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banjarnegara yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Bas)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x