60 Tahun Lemhannas, Wamen PANRB: Transformasi Lemhannas Kunci Dalam Menjawab Tantangan Kebangsaan

Rabu, 21 Mei 2025 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto memberikan apresiasi atas kontribusi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI dalam menjaga ketahanan nasional dan membentuk pemimpin-pemimpin strategis bagi masa depan Indonesia. Menurut Purwadi Lemhannas harus terus bertransformasi di berbagai aspek agar relevan dengan dinamika zaman serta mampu beradaptasi dan menjawab tantangan global yang terus berkembang.

“Memasuki usia ke-60, Lemhannas harus terus melakukan transformasi agar perannya tetap relevan dan mampu menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan,” ujarnya ditemui usai menghadiri acara syukuran dan orasi ilmiah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Lemhannas di Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Mantan Sestama Lemhannas ini menyebut Lemhanas sebagai salah satu institusi pendidikan dan kajian memiliki peran penting dalam mencetak pemimpin yang memiliki geopolitik nasional dan internasional. Ia berharap Lemhannas dapat terus mencetak pemimpin yang memiliki pemahaman kuat pada geopolitik, geostrategi, geoekonomi yang diarahkan untuk kepentingan nasional.

“Lemhannas dirancang dan dipersiapkan sebagai pusat pendidikan dan pengkajian masalah-masalah strategis berkaitan dengan pertahanan negara dalam arti luas, termasuk dalam pengendalian keutuhan bangsa. Di usia yang semakin matang, saya berharap peran startegis ini dapat terus dipenuhi dengan baik oleh Lemhannas,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menjelaskan bahwa sebuah bangsa dan negara yang tangguh bukanlah yang tidak pernah goyah, melainkan yang tahu bagaimana beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi setiap goncangan yang terjadi. Menurutnya, Indonesia memerlukan daya tahan sistemik yaitu daya tahan dari disrupsi global, polarisasi sosial, infiltrasi ideologi, pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta krisis ekonomi.

“Daya tahan sistemik ini dapat dicapai dengan memupuk integritas dan nilai-nilai kebangsaan seluruh anak bangsa secara terus-menerus sehingga akan lahir anak bangsa yang memiliki jiwa ke-Indonesi-an sejati, utuh, dan mumpuni,” ungkapnya.

Ace Hasan Syadzily juga menyampaikan apresiasinya pada seluruh pihak yang senantiasa mendukung dan berkolaborasi dalam menyukseskan program kerja Lemhannas. “Pertemuan ini menjadi simbol kolaborasi kelembagaan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Mari kita membangun Indonesia dengan memperkuat ketahanan nasional Republik Indonesia,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Darwati A. Gani Salurkan Bantuan Korban Banjir-Longsor Aceh Tamiang Saat Ramadan
Mendes Yandri Dorong Mahasiswa Al Khairiyah Tembus Pasar Ekspor
Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal
Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Penyelamatan Arsip Negara Pascabencana
Kolaborasi PANRB dan Kemenpora Tingkatkan Kapasitas Aparatur
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
TPP Ujung Tombak Pembangunan Desa, Wajib Tingkatkan Kapasitas dan Taat Aturan
Menteri PANRB Ajak Ciptakan Birokrasi yang Berpusat pada Masyarakat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:30 WIB

Darwati A. Gani Salurkan Bantuan Korban Banjir-Longsor Aceh Tamiang Saat Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:26 WIB

Mendes Yandri Dorong Mahasiswa Al Khairiyah Tembus Pasar Ekspor

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:33 WIB

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:14 WIB

Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Penyelamatan Arsip Negara Pascabencana

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:11 WIB

Kolaborasi PANRB dan Kemenpora Tingkatkan Kapasitas Aparatur

Berita Terbaru

Antrean truk kontainer menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk bongkar-muat menimbulkan kemacetan di Jl. Jampea Raya, Jakarta Utara. Di balik klaim fleksibilitas, sopir trailer sebenarnya menunggu tanpa jeda, siap dipanggil kapan saja tanpa kepastian istirahat. (Dok: Project M/Henry)

Berita

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Minggu, 1 Mar 2026 - 02:33 WIB