Puncak Arus Balik Iduladha 2025, JNT: Lalin 4 Tol Regional Nusantara Meningkat

Senin, 9 Juni 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Jelang akhir periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1446 H/2025, Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mendata kenaikan lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas tol Regional Nusantara. Terhitung sejak hari Kamis (05/06) hingga hari Minggu (08/06), JNT mencatat total volume lalin di ruas tol Regional Nusantara yang tersebar di Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Bali sejumlah 609.482 kendaraan atau meningkat 0,92% dibanding total volume lalin normal yaitu 603.920 kendaraan.

Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi di Sumatra Utara terdata total volume lalin selama empat hari yaitu sejumlah 57.417 kendaraan atau meningkat 10% dibanding total volume lalin normal yaitu 52.178 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, 18.167 kendaraan menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui Gerbang Tol (GT) Kualanamu atau meningkat 5,36% dibanding total volume lalin normal yaitu 17.242 kendaraan. Sedangkan total volume lalin yang menuju Kota Medan melalui GT Kualanamu terdata sejumlah 16.580 kendaraan atau meningkat 3,03% dibanding total volume lalin normal yaitu 16.092 kendaraan.

Ruas Tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantan Timur mencatatkan total volume lalin sejumlah 51.902 kendaraan atau meningkat 4,1% dibanding total volume lalin normal yaitu 49.873 kendaraan.

Sedangkan Ruas Tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara terdata total volume lalin sejumlah 23.741 kendaraan atau meningkat 0,6% dibanding total volume lalin normal yaitu 23.594 kendaraan.

Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara) mencatatkan total volume lalin 212.550 kendaraan atau meningkat 13,6% dibanding total volume lalin normal yaitu 187.150 kendaraan.

JNT mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan di jalan tol untuk dapat memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara penuh sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan tol direkomendasikan untuk melakukan pengecekan tarif tol dan melakukan pengisian ulang (top up) uang elektronik melalui aplikasi Travoy atau di gerai top up yang tersedia di rest area serta menghindari top up di gerbang tol.

Informasi seputar jalan tol di Regional Nusantara dapat diakses melalui media sosial @offical.jmnusantara. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080.

Berita Terkait

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sumbawa Barat Terpenuhi, Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih
Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi
Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Terbongkar! 3,37 Ton Cannabis Buds Disita, Kapuslab BNN Ungkap Bisa Diolah Jadi 2,27 Juta Vape THC
SMART 171 Salurkan Air Bersih untuk 1.000 Warga Gaza di Tengah Blkokade Air
Kementerian PU Tuntaskan Pengerukan Muara Batang Kuranji, Perkuat Pengendalian Banjir di Kota Padang
Kado Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Raih Penghargaan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:33 WIB

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sumbawa Barat Terpenuhi, Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:52 WIB

Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:55 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:06 WIB

Terbongkar! 3,37 Ton Cannabis Buds Disita, Kapuslab BNN Ungkap Bisa Diolah Jadi 2,27 Juta Vape THC

Berita Terbaru