BKSAP DPR RI Kecam Serangan Israel ke Suriah, Ancaman bagi Stabilitas Kawasan

Minggu, 20 Juli 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyatakan kecaman keras atas serangan udara yang dilancarkan Israel ke sejumlah fasilitas penting di Damaskus, Suriah. Serangan udara ini menyasar gedung Staf Umum, Kementerian Pertahanan, serta area di sekitar Istana Kepresidenan Suriah.

Serangan ini menargetkan jantung pemerintahan Suriah yang seharusnya dilindungi sebagai objek sipil dalam situasi damai maupun konflik. Menurut Kementerian Kesehatan Suriah, sembilan orang dilaporkan terluka akibat serangan yang terjadi pada Rabu sore, 16 Juli 2025 waktu setempat. Tindakan ini memicu kecemasan serius di kalangan masyarakat internasional karena berpotensi memicu ketegangan baru di kawasan, sekaligus memperburuk krisis kemanusiaan yang telah lama berlangsung di Suriah.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan Israel yang semakin memperburuk instabilitas di kawasan Timur Tengah.

“Menyerang pusat pemerintahan suatu negara berdaulat, termasuk istana presiden merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan hukum internasional. Aksi ini jelas memperbesar risiko konflik terbuka dan memicu ketegangan baru di kawasan,” tegas Mardani Ali Sera anggota DPR RI F-PKS dapil Jakarta Timur.

Menteri Pertahanan Israel, Yisrael Katz, secara terbuka mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan “serangan yang menyakitkan” terhadap Damaskus dan menyatakan bahwa Israel akan meningkatkan intensitas serangan di Suriah. Ia bahkan mengancam bahwa wilayah selatan Suriah akan dijadikan zona demiliterisasi secara sepihak oleh Israel.

Sebelumnya, Israel juga mengeluarkan ancaman terhadap Suriah terkait kehadiran militer Suriah di Kota Sweida wilayah berpenduduk mayoritas Druze. Israel menuntut pasukan pemerintah Suriah mundur dari wilayah tersebut dan mengancam akan melanjutkan serangan militer jika permintaan itu tidak dipenuhi. Pemerintah Suriah menuding Israel sebagai pihak yang mengkhianati stabilitas kawasan dengan terus melakukan intervensi militer yang mengabaikan kedaulatan negara lain.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Suriah menyatakan bahwa kelompok bersenjata ilegal telah melakukan serangan terhadap pasukan pemerintah di beberapa wilayah kota, yang menurut mereka melanggar perjanjian gencatan senjata yang sebelumnya disepakati.

BKSAP DPR RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian damai atas konflik di Suriah dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. Sebagai bagian dari diplomasi parlemen, BKSAP akan memanfaatkan forum-forum internasional untuk menyuarakan penghentian kekerasan, menegakkan prinsip kedaulatan negara, serta memastikan bahwa hukum internasional, khususnya hukum humaniter, ditegakkan tanpa pandang bulu

Berita Terkait

PLN Indonesia Power Jaga Keandalan Listrik Sumut di Ramadan 1447 H
Pastikan Mudik Aman, Kementerian PU Perkuat Jalan Nasional dan Kendalikan Banjir di Jateng
Darwati A. Gani Salurkan Bantuan Korban Banjir-Longsor Aceh Tamiang Saat Ramadan
Mendes Yandri Dorong Mahasiswa Al Khairiyah Tembus Pasar Ekspor
Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal
Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Penyelamatan Arsip Negara Pascabencana
Kolaborasi PANRB dan Kemenpora Tingkatkan Kapasitas Aparatur
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:21 WIB

PLN Indonesia Power Jaga Keandalan Listrik Sumut di Ramadan 1447 H

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:17 WIB

Pastikan Mudik Aman, Kementerian PU Perkuat Jalan Nasional dan Kendalikan Banjir di Jateng

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:30 WIB

Darwati A. Gani Salurkan Bantuan Korban Banjir-Longsor Aceh Tamiang Saat Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:26 WIB

Mendes Yandri Dorong Mahasiswa Al Khairiyah Tembus Pasar Ekspor

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:33 WIB

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Berita Terbaru