Ribuan Buruh Gelar Apel Akbar Kebangsaan di Jababeka, Desak DPR Sahkan RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi — Ribuan buruh dari dua konfederasi besar, yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea (KSPSI AGN), menggelar Apel Akbar Kebangsaan Buruh Indonesia di kawasan Botanical Garden, Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu sore (15/10/2025).

Aksi tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional bagi gerakan buruh untuk mendesak DPR RI segera membentuk dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang berpihak pada kepentingan pekerja.

Dalam orasinya, Riden Hatam Aziz, Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), menegaskan bahwa DPR harus segera menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168 dengan membentuk regulasi baru yang lebih adil bagi buruh.

“Kami merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168. DPR harus segera menindaklanjuti dengan membuat RUU Ketenagakerjaan,” tegas Riden di hadapan massa aksi.

Riden juga menegaskan komitmen gerakan buruh untuk mengawal kenaikan upah minimum tahun 2026 di kisaran 8,5–10,5 persen.

“Kita akan kawal bersama. Upah harus naik sesuai tuntutan buruh, bukan atas kehendak regulasi yang menekan kesejahteraan rakyat pekerja,” ujarnya.

Kedua konfederasi buruh tersebut sepakat bahwa pembahasan RUU Ketenagakerjaan di parlemen harus menjadi momentum pembaruan sistem ketenagakerjaan nasional. Mereka menilai, regulasi baru ini perlu memulihkan berbagai dampak kebijakan Omnibus Law Cipta Kerja yang dianggap merugikan pekerja.

Gerakan buruh berharap RUU tersebut mampu menghadirkan sistem hubungan industrial yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat pekerja, sebagai langkah konkret menuju kesejahteraan buruh Indonesia.

Haris Pranatha

Berita Terkait

Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.
Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.
Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki
Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya
CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM
Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:44 WIB

Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:37 WIB

Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:37 WIB

Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:54 WIB

Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:19 WIB

Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya

Berita Terbaru