Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Pasar Sanggeng Sebagai Pusat Perdagangan Rakyat di Manokwari, Papua Barat

Senin, 28 Oktober 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, beritafakta.id – Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan pembangunan Pasar Sanggeng sebagai sarana perdagangan rakyat yang aman, nyaman, bersih, tertata, lebih estetis dan tidak kumuh di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Percepatan penyelesaian pasar dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan fasilitas layanan dan kenyamanan kegiatan ekonomi kerakyatan dalam pemenuhan distribusi kebutuhan pokok di Kabupaten Manokwari.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengatakan dengan selesainya pembangunan Pasar Sanggeng yang berkualitas, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Manokwari, terutama dalam menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakkan sektor riil atau UMKM.

“Pasar Sanggeng yang berada di tengah kota Kabupaten Manokwari diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat dan menjadi sumber utama pendapat daerah. Dengan bangunan pasar yang baru, Kementerian PU ingin memastikan penyediaan fasilitas yang modern, lingkungan yang tertib, dan bersih, serta kemudahan akses bagi masyarakat pasar bisa terpenuhi,” kata Wamen Diana.

Pembangunan Pasar Sanggeng mulai dikerjakan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Papua Barat, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya sejak 2023 dengan anggaran APBN senilai Rp162,8 miliar. Konstruksi pasar dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Nindya Karya meliputi pekerjaan struktural, arsitektural, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

Pasar Sanggeng berdiri di atas lahan seluas 27.809 m2 dengan desain bangunan bertingkat 3 dengan luas bangunan 21.519 m2. Pekerjaan konstruksi Pasar Sanggeng telah disesuaikan dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal, sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman.

Bangunan pasar terdiri dari lantai 1 seluas 6.160 m2, lantai 2 seluas 5.101 m2, dan lantai 3 seluas 5.101 m2 dengan jumlah kios sebanyak 394 unit dan los pedagang 1.016 unit. Pasar Sanggeng diharapkan menopang perdagangan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, terlebih berada tidak jauh dari pelabuhan dan pusat pelelangan ikan Manokwari, sehingga dapat menyokong pertumbuhan perekonomian. (*)

Berita Terkait

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan
Bupati Amalia: Pasar Ikan Lengkong Perkuat Peran Strategis Banjarnegara di Program Nilasari.
Wujudkan Indonesia Asri, Sinergitas TNI-Polri Kompak Bersihkan Pantai Randusanga Indah
Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah
Melalui Zoom, Presiden Luncurkan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Kendal Siap Amankan Program
Teknis Penjaringan Perangkat Desa Purwasaba di laksanakan Dua Tahap dari KUA Hingga BKD.
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya Pada Penggerak MBG, Dan Rantai Pasok SPPG POLRI
Puasa Saat Hamil Aman? Ini Penjelasan Tenaga Kesehatan
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:21 WIB

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:44 WIB

Bupati Amalia: Pasar Ikan Lengkong Perkuat Peran Strategis Banjarnegara di Program Nilasari.

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:58 WIB

Wujudkan Indonesia Asri, Sinergitas TNI-Polri Kompak Bersihkan Pantai Randusanga Indah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:56 WIB

Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:53 WIB

Melalui Zoom, Presiden Luncurkan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Kendal Siap Amankan Program

Berita Terbaru

Nampak situasi lokasi di dalam pasar, dengan Los yang nyaman bagi Pedagang ikan yang nantinya berjualan di Pasar Ikan Air Tawar Lengkong. (Dok.Kominfo BNA/beritafakta.id).

Berita

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan

Minggu, 15 Feb 2026 - 12:21 WIB