Dukung Pemerintah, HK Tingkatkan Konektivitas dan Serap Ribuan Pekerja di Proyek Tol Betung-Tempino-Jambi

Senin, 14 April 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus mendukung kebijakan Pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan melalui pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II, seperti Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi dengan total panjang 170 km. Pembangunan jalan tol ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas antar provinsi sekaligus menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Jambi dan Sumatra Selatan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim melaporkan progres konstruksi bervariasi hingga April 2025. Seksi 1 (Betung-Tungkal Jaya 62,38 km) mencapai 15,29% konstruksi dan 25,47% pembebasan lahan. Seksi 2 (Tungkal Jaya-Bayung Lencir 54,32 km) baru mencapai 4,79% konstruksi dan 20,25% pembebasan lahan. Sementara Seksi 4 (Tempino-Ness 18,5 km) menjadi yang paling progresif dengan 80,04% konstruksi dan 98,72% pembebasan lahan.

“Proyek ini terbagi ke dalam empat seksi, yaitu Seksi 1, 2, dan 4 yang masing-masing direncanakan penyelesaiannya bertahap mulai Juni 2025, hingga kuartal 4 tahun 2026. Sementara Seksi 3 Ruas Tol Bayung Lencir – Tempino telah beroperasi, dan sebelumnya dibangun oleh KSO Hutama Karya dengan skema Dukungan Konstruksi” ujar Adjib.

Adjib menambahkan pembangunan tol dikebut dengan inovasi teknologi dan strategi percepatan. Proyek ini telah menciptakan 4.620 lapangan kerja selama konstruksi. Adapun, Hutama Karya menerapkan Building Information Modelling (BIM) untuk integrasi desain digital, UAV Lidar untuk pemetaan topografi real-time , dan dashboard ArcGIS untuk pemantauan harian progres konstruksi yang terintegrasi dengan data lapangan.

Komisi V DPR RI dan sejumlah Pejabat Daerah Asal Jambi turut memantau perkembangan proyek melalui agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI dalam rangka meninjau Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Provinsi Jambi, pada hari ini, Senin (14/4).

Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Gubernur Provinsi Jambi Al Haris, Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga Triono Junoasmono, Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Kementerian PU Dwi Purwantoro, Kepala BPJT Wilan Oktavian, Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, serta Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro.

“Kami sangat mengapresiasi adanya jalan tol, sebab inilah urat nadi kami. Ketika jambi itu terletak di tengah-tengah pulau Sumatera, berarti logisistik akan lancar.” ujar Gubernur Jambi, Al Haris.

Selain manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan konektivitas antarwilayah industri utama di Sumatra Selatan dan Jambi hingga Riau, proyek ini juga memberikan dampak sosial positif melalui pengembangan UMKM lokal di rest area serta pembangunan fasilitas crossing seperti overpass dan underpass untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga.

“Jika rampung, harapannya pembangunan tol ini dapat terus dilanjutkan melalui Tol Jambi – Rengat yang saat ini masih dalam tahap perencanaan agar konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera semakin terbuka.” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.235 km, termasuk ruas tol yang telah beroperasi maupun yang sedang dalam tahap konstruksi. Ruas tol yang telah beroperasi penuh antara lain: Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km), Tol Medan – Binjai (17 km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2 – 6 (49 km), serta Tol Binjai – Langsa Seksi Binjai – Pangkalan Brandan (58 km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (17 km), Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km), Tol Bangkinang – XIII Koto Kampar (25 km), Tol Indralaya – Prabumulih (64 km), Tol Indrapura – Kisaran (48 km), dan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Sinaksak (91 km). (*Dikelola oleh INA, **Dikelola oleh HMW).

Berita Terkait

Ngabuburit Bareng Epson: Media Diajak Main Padel Sebelum Buka Puasa
Ratusan Warga Banjarnegara Padati Bazar Pakaian Murah Rp15 Ribu di Pasar Murah Idulfitri.
Berkah Ramadan, UMKM Pertamina Raup Omzet Berlipat
Proyek Elektrifikasi Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Makin Diakui Global
FID Lapangan Duyung Disetujui, PLN EPI Amankan Pasokan Gas 111 MMSCFD
PLN NP dan Geo Dipa Energy Kerja Sama Retrofit PLTP Dieng 1
Pemkot Tegal Kuatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga Lewat SICANTIKS 2026, Sinergi OJK dan TP PKK
Epson: Teknologi Dye-Sublimation Bikin Bisnis Cetak Tumbuh 8 Kali Lipat
Berita ini 45 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:02 WIB

Ngabuburit Bareng Epson: Media Diajak Main Padel Sebelum Buka Puasa

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:29 WIB

Ratusan Warga Banjarnegara Padati Bazar Pakaian Murah Rp15 Ribu di Pasar Murah Idulfitri.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:47 WIB

Berkah Ramadan, UMKM Pertamina Raup Omzet Berlipat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:42 WIB

Proyek Elektrifikasi Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Makin Diakui Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:26 WIB

FID Lapangan Duyung Disetujui, PLN EPI Amankan Pasokan Gas 111 MMSCFD

Berita Terbaru

Berita

Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:05 WIB