Gratis Parkir Tapi Disegel? Sekjen GTI: Pemerintah Tak Bisa Paksakan Kehendak Sepihak

Selasa, 17 Juni 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, beritafakta.id – Maraknya kasus penyegelan sejumlah toko swalayan di Surabaya oleh Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, akibat dugaan pelanggaran aturan parkir gratis yang menjadi viral di medsos, Sekretaris Jenderal Garda Tipikor Indonesia (GTI), Deri Hartono, langsung menanggapi, soal penerapan regulasi harus dibaca secara utuh, menyeluruh, dan tidak ditafsirkan secara sepihak yang bisa menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.

“Penerapan regulasi tidak bisa dibaca secara sepotong atau ditafsirkan sepihak, apalagi jika pelaku usaha sebenarnya telah memenuhi kewajiban dasar sebagaimana diatur dalam peraturan.” ujar Deri, Sekjen GTI, kepada Redaksi, Senin (16/5/2025).

Lanjut Deri pungkasnya, dalam Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023, memang disebutkan bahwa toko swalayan wajib menyediakan lahan parkir yang memadai dan tidak mengganggu lalu lintas. Namun ia menegaskan, aturan tersebut tidak mewajibkan toko untuk mengelola parkir sebagai unit usaha yang dikenai pungutan biaya.

“Kalau fasilitas parkir itu dibuka gratis, bahkan tanpa ada pungutan sama sekali, maka kewajiban penyediaan parkir secara prinsip sudah dipenuhi. Tidak adil jika tetap dikenai sanksi hanya karena tidak dikelola sebagai usaha komersial,” jelasnya.

Deri kemudian menyinggung Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan perparkiran. Menurutnya, perda tersebut berbicara dalam konteks yang berbeda, yakni tentang kegiatan usaha parkir yang memang secara khusus dikelola, berizin, dan bekerja sama dengan pemerintah.

“Pasal 4 ayat (2) menyebut bahwa pemerintah bisa bekerja sama dengan badan usaha. Artinya, kerja sama ini sifatnya sukarela dan harus ada persetujuan dua pihak. Tidak bisa dipaksakan secara sepihak,” tegas Deri.

Ia pun mengingatkan bahwa kepala daerah merupakan representasi kepercayaan rakyat yang diperoleh lewat pemilu, sehingga dalam mengambil kebijakan harus tetap berpihak pada keadilan dan semangat perlindungan terhadap masyarakat kecil dan pelaku usaha menengah.

“Jangan sampai penegakan hukum malah berubah jadi alat intimidasi. Kita hidup di era digital, di mana rekam jejak pemimpin bisa dinilai publik dari setiap langkahnya,” ujarnya serius.

Terkait maksud baik Pemkot Surabaya dalam mengatur tertib parkir, Deri menyarankan agar pendekatannya lebih humanis dan komunikatif.

“Kalau memang niatnya baik, ajaklah pengelola toko berdialog. Bukankah dalam perda sendiri sudah diatur bahwa kemitraan bisa dilakukan?” katanya.

Lebih jauh, Deri menilai jika isu sebenarnya terletak pada praktik pungli di sekitar area toko, maka solusi yang harus dilakukan adalah menyentuh akar masalah sosial.

“Yang perlu dibenahi adalah praktik premanisme, kurangnya lapangan kerja, dan minimnya edukasi masyarakat soal tata kelola parkir. Bukan malah menyalahkan toko yang sudah menyediakan lahan parkir gratis,” ujarnya menegaskan.

Di akhir wawancara, Deri menyerukan pentingnya kolaborasi antar pihak demi menciptakan solusi jangka panjang yang adil dan proporsional.

“Kita bukan sekadar menegakkan aturan, tapi juga menjaga rasa keadilan dan kepercayaan publik. Regulasi harus diterapkan dengan cara yang bijak, bukan koersif,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

SETARA Institute Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penghalangan Penegakan Hukum, Minta Presiden Ambil Sikap
Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah
Kapolres Purbalingga Imbau Suporter Persibangga Tertib saat Konvoi Perayaan Promosi Liga 3
Polda Jateng Gelar Syukuran HUT ke-XXVII PP Polri, Jadi Wujud Sinergi Lintas Generasi
Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Purbalingga Gelar Pelatihan Menembak
Ketum DPP PIP Indonesia Apresiasi Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
Tegur Pengendara yang Senggol Motornya, Pria di Jagakarsa Malah Dipukul, Pelaku Ditangkap Polisi
Sinergi Satlantas Polres Purbalingga dan Warga Bentuk Kampung Tertib Lalu Lintas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:45 WIB

Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kapolres Purbalingga Imbau Suporter Persibangga Tertib saat Konvoi Perayaan Promosi Liga 3

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:05 WIB

Polda Jateng Gelar Syukuran HUT ke-XXVII PP Polri, Jadi Wujud Sinergi Lintas Generasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:38 WIB

Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Purbalingga Gelar Pelatihan Menembak

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:12 WIB

Ketum DPP PIP Indonesia Apresiasi Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau

Berita Terbaru