Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir Usai Hujan Deras

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Beritafakta.id — Hujan deras yang mengguyur sejak sore memicu banjir di berbagai titik di Kabupaten Bekasi. Salah satu lokasi terparah berada di lampu merah Flyover Jalan Deltamas Boulevard, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (7/7/2025) Sore.

Genangan air yang mencapai lutut orang dewasa menelan sejumlah kendaraan—khususnya mobil—hingga mesin mati. Rekaman video warga yang tersebar di media sosial menunjukkan arus cukup deras membelah badan jalan dan menyebabkan lalu lintas tersendat, sementara pengendara terpaksa menepi atau berbalik arah.

Meluapnya Sungai Cilemah Abang memperburuk situasi. Air limpasannya merendam kawasan Cikarang Baru di Kecamatan Cikarang Utara dan wilayah sekitar Kaliulu. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan mogok karena mesin kemasukan air, menambah panjang antrean kendaraan di jalur penghubung kawasan industri dan permukiman.

Warga menuturkan banjir semacam ini kerap berulang setiap kali hujan berlangsung lama. Mereka menilai buruknya sistem drainase dan minimnya perawatan saluran air membuat genangan sulit surut. “Setiap hujan deras selalu begini. Got sudah penuh sampah, air tidak mengalir,” ujar Rahmat (38), warga Hegarmukti.

Menanggapi kondisi tersebut, Helmi mengatakan kepada media sudah terjun kelokasi terdampak banjir tim gabungan—terdiri dari BPBD, PMI, Banser GP Ansor, relawan, serta TNI‑Polri—telah diterjunkan sejak pukul 19.00 WIB. “Prioritas kami mengevakuasi warga di titik rawan, terutama Desa Simpangan, Hegarmukti, Lemahabang, dan Cikarang Utara,” ujarnya.

Data sementara BPBD menunjukkan ratusan rumah tergenang dan sedikitnya 70 kepala keluarga (KK) terdampak di RT 04/02 dan RT 01/03 Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Untuk Tanjungsari sekitar 85 KK terdampak dan Karangraharja sekitar 65 KK.

Dapur umum disiapkan di kantor desa setempat, sementara posko kesehatan lapangan didirikan untuk mengantisipasi penyakit akibat air kotor.

BPBD mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai agar siaga mengungsi apabila debit air terus meningkat. “Kami pantau cuaca hingga dini hari, dan tim stand‑by 24 jam,” kata Helmi. (Haris Pranatha)

Berita Terkait

Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan
Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana
16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Polres Brebes Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Laut dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Nilah, Calon Ibu dari Kubangjati Kini Lebih Siap Menjalani Kehamilan Berkat Program CSR
Ini Dia Pengakuan Taufik Hidayat: Mabuk dan Cekcok Jadi Pemicu Penyekapan serta Penganiayaan Kekasih
Pencairan Uang Tabungan Molor, Puluhan Wali Murid Geruduk SDN 2 Brebes
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:03 WIB

Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:15 WIB

Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:34 WIB

16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32 WIB

Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Brebes Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Laut dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru