Merah Putih Kembali Berkibar di Langit Pinapa: Tanda Harapan yang Tak Pernah Padam

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Omukia Papua, Beritafakta.id – Di tengah sunyi lembah dan rimbunnya hutan pegunungan Distrik Omukia, sebuah momen bersejarah kembali terukir. Untuk pertama kalinya sejak lama, Sang Saka Merah Putih berkibar gagah di Kampung Pinapa, Papua Tengah. Menggantikan bintang kejora yang sebelumnya menghuni tiang bambu di tengah kampung.

Momentum ini dipimpin langsung oleh Letda Inf Sudirman, Danpos Eromaga Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti, yang bersama prajuritnya menapaki jalan berbatu dan mendaki harapan, demi satu tujuan: memulihkan merah putih di hati dan tanah Papua.

Dengan langkah pasti dan penuh hormat, para prajurit menggelar upacara sederhana namun sarat makna. Tiang bambu tempat bendera sebelumnya berkibar diganti, dan perlahan-lahan, dalam hening yang khusyuk, Merah Putih dinaikkan. Tidak ada suara tembakan, hanya suara angin dan detak jantung yang bergemuruh di dada para saksi.

“Ini bukan tentang simbol semata. Ini tentang harapan, tentang kembali percaya, bahwa Indonesia adalah rumah,” ujar Letda Inf Sudirman setelah upacara berlangsung.

Pendekatan humanis dan dialog penuh kasih yang dikedepankan Satgas Yonif 700/Wyc menjadi kunci utama keberhasilan ini. Kampung yang dulunya penuh curiga kini mulai membuka hati. Bukan karena paksaan, melainkan karena kehadiran yang tulus dan konsisten.

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Pinapa, yang tak ingin disebutkan namanya, mengaku terharu melihat bendera merah putih dikibarkan kembali. “Dulu kami ragu. Tapi sekarang kami melihat, TNI datang bukan untuk menyakiti… tapi mengayomi. Ini baru saudara,” ucapnya lirih.

Langit Pinapa hari itu tidak hanya dihiasi warna merah dan putih. Tapi juga oleh rasa damai yang tumbuh perlahan. Dan di tengah gemuruh perjuangan tanpa senjata, prajurit-prajurit itu tahu: bukan kemenangan yang mereka cari, tapi pelukan dan persaudaraan yang mereka bangun.

Berita Terkait

Ratusan Warga Banjarnegara Padati Bazar Pakaian Murah Rp15 Ribu di Pasar Murah Idulfitri.
Dari Gotong Royong TNI dan Warga, Jalan 869 Meter Kini Menghubungkan Harapan Desa Cikuya
Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan di Larangan
Pemkot Tegal Siapkan Strategi “Zero Waste” Jelang Idul Fitri 2026
Sinergi Digital, Polres dan Pemkab Brebes Luncurkan Aplikasi “Beres Apik” untuk Permudah Layanan Publik.
Perusda Banjarnegara Ikut Ramaikan Pasar Ramadhan, Dukung Gerakan Pangan Murah dan Tekan Inflasi Jelang Idulfitri.
Kementerian PANRB dan TBI Bahas Penguatan Pemerintah Digital dan DPI
Mendes dan Gubernur NTB Bersinergi Hapus Kemiskinan Ekstrem
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:29 WIB

Ratusan Warga Banjarnegara Padati Bazar Pakaian Murah Rp15 Ribu di Pasar Murah Idulfitri.

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:58 WIB

Dari Gotong Royong TNI dan Warga, Jalan 869 Meter Kini Menghubungkan Harapan Desa Cikuya

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:41 WIB

Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan di Larangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:30 WIB

Pemkot Tegal Siapkan Strategi “Zero Waste” Jelang Idul Fitri 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:08 WIB

Sinergi Digital, Polres dan Pemkab Brebes Luncurkan Aplikasi “Beres Apik” untuk Permudah Layanan Publik.

Berita Terbaru