Seorang Siswa SD Alami Memar dan Trauma, Akibat di Bully Teman Sekelasnya

Kamis, 16 April 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Beritafakta.id – Seorang anak pelajar SD di Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan menjadi korban bully oleh teman-teman satu kelasnya. Selain luka memar, korban juga mengalami trauma.

Perundungan ini terjadi pada Jumat (10/4) lalu. Seorang anak inisial A kelas 6 SDN Kubangjati 3 dihajar oleh 6 rekannya di dalam kelas. Aksi kekerasan ini menyebabkan A menderita luka dan trauma. Korban pun sempat tidak masuk sekolah beberapa hari karena demam pasca perundungan.

Kepala SDN Kubangjati 3, Azzi Machwati ditemui di kantornya, membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, siswa A dibully oleh rekan sekelasnya saat kelas dalam keadaan kosong. Pelakunya adalah D, siswa pindahan asal Jakarta sejak kelas 4.

‘Jadi D ini memaksa rekan-rekannya sebanyak 5 orang untuk membully A di dalam kelas. Setelah guru keluar, D menutup pintu kelas dan membully korban,” jelas Azzi, Kamis (17/4).

Dalam kejadian itu, D ini memaksa 5 rekan lain supaya ikut bully. Rekan-rekan ini dipaksa ikut, karena jika tidak mau akan dipukul.

“Jadi mereka juga diancam, kalau tidak mau akan dipukul,” lanjutnya.

Menurut Azzi, kejadian yang menimpa A pada Jumat pekan lalu bukan yang pertama. Sebelumnya, D juga melakukan hal sama terhadap A.

“Memang ini bukan yang pertama, saya sudah menangani lebih dari 3 kali. Bahkan kalau dengan korban lain sudah 5 kali kejadian,” tambahnya.

Dari kejadian itu, pihak sekolah memanggil orang tua atau wali murid dua pihak. Dari keterangan mereka, terungkap bahwa A dibully karena sering menolak ajakan D.

“Alasannya karena A sering tidak mau diajak main sama D. Dari pengakuan korban seperti yang disampaikan wali murid, pada bulan puasa sering diajak D ke rumahnya, tapi ndak mau. Alasannya, karena mainnya seharian dari pagi sampai sore sehingga tidak sholat duhur dan ashar. A juga sering diajak mokel puasa tapi tidak mau,” beber Azzi.

Pihak sekolah menyebut, perilaku D ini dilatarbelakangi kondisi keluarga. D selama ini tinggal bersama nenek, ibu jadi TKI, bapaknya sudah meninggal. Selama di rumah, D sering ditinggal nenek berjualan, jadi kurang kasih sayang,” ungkap kasek.

Pasca perundungan itu, A mengalami luka dan trauma. Beberapa hari setelah kejadian, A tidak masuk sekolah karena demam.

“Sekarang sudah mau sekolah, tapi masih trauma. Kalau mau masuk kelas harus menunggu gurunya masuk, karena takut,” Azzi menambahkan.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Brebes, Eni Listiana menegaskan, pihaknya sudah mendatangi keluarga korban untuk pendampingan dan penguatan mental.

“Kami sudah ke lokasi Rabu kemarin untuk menangani kasus ini. Keluarga korban sudah didatangi untuk penguatan dan pendampingan,” Eni menjelaskan.

Tim dari DP3KB Brebes juga mendatangi sekolah dan bertemu dengan para guru. Dari keterangan mereka, masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Tapi kami tetap memantau, jangan sampai korban mengalami hal serupa. Ada tim PPA yang terus mengawasi,” pungkasnya.

(Rusmono)

Berita Terkait

Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh
Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo
Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan
Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.
Lonjakan Penerima Bansos Pangan di Banjarnegara Tembus 73,93 Persen di 2026
Ribuan Massa Gabungan Santri – Ormas Keagamaan di Brebes Geruduk Warung Penjual Obat Golongan G
Disperindagkop UKM Banjarnegara Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI
Rutan Batam Resmi Buka PORSENAP HBP ke-62, Semangat Sportivitas Menggema
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:23 WIB

Seorang Siswa SD Alami Memar dan Trauma, Akibat di Bully Teman Sekelasnya

Kamis, 16 April 2026 - 19:58 WIB

Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo

Kamis, 16 April 2026 - 19:31 WIB

Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:22 WIB

Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.

Berita Terbaru