Menteri Dody Pastikan Bendungan Meninting Genjot Pertanian Lombok Barat!

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau Bendungan Meninting untuk memastikan pembangunan bendungan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya dalam mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bendungan Meninting diproyeksikan dapat mengairi daerah irigasi seluas 1.559 Hektare (ha) yang didistribusikan melalui Bendung Penimbung, Ketapang, dan Sesaot.

Menteri Dody mengatakan adanya suplai air irigasi yang kontinu dari Bendungan Maninting dapat meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas pertanian menjadi lebih baik. “Bendungan Meninting harus bermanfaat secara ekonomi dan juga pariwisata karena merupakan objek vital nasional, tidak hanya irigasi tetapi juga untuk air baku,” kata Menteri saat meninjau Bendungan Meninting, Senin (14/7/2025).

Bendungan Meninting merupakan bagian dari sistem irigasi strategis di wilayah Sungai Lombok yang dirancang untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan air irigasi secara optimal. Dengan kapasitas tampung 12 juta m3, Bendungan Meninting berpotensi memberikan manfaat untuk mengairi daerah irigasi seluas 1.559,29 Ha dan melayani luas fungsional sebesar 96.247 Ha lahan pertanian di berbagai wilayah di Lombok.

Sistem irigasi teknis yang dirancang akan memanfaatkan aliran Sungai Meninting dan Sungai Pitete untuk memastikan suplai air yang optimal, sehingga dapat meningkatkan intensitas tanam dan hasil panen tiap tahun. Diharapkan suplai irigasi dari Bendungan Meninting dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 280% menjadi 300%.

Kementerian PU saat ini tengah menyiapkan peningkatan jaringan irigasi Bendungan Meninting salah satunya rehabilitasi saluran High Level Diversion (HLD) Atas untuk Daerah Irigasi (DI) Renggung-Rutus dengan total cakupan manfaat seluas 3.454 Ha. Diharapkan rehabilitasi DI Renggung–Rutus juga dapat meningkatkan IP dari 250% menjadi 280%.

Menteri Dody berharap dengan rehabilitasi jaringan irigasi Bendungan Meninting dapat memberikan manfaat melalui peningkatan Indeks Pertanaman, sehingga berdampak positif pada peningkatan produksi padi dan kesejahteraan petani.

“Dengan adanya Inpres Nomor 2 Tahun 2025, kita bisa bantu irigasi yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan kebutuhan daerah,” kata Menteri Dody.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody juga sempat berinteraksi dengan para petani penerima manfaat dan menerima aspirasi para petani untuk terus meningkatkan layanan air irigasi. Ketersediaan air irigasi yang cukup dinilai dapat mereduksi potensi konflik antar petani pemakai air, terutama di wilayah hilir.

Selain sebagai sumber irigasi, Bendungan Meninting juga memiliki manfaat utama untuk mendukung kebutuhan air domestik Kabupaten Lombok Barat hingga 2030 sebesar 150 liter/detik. Sumber air baku bendungan akan memenuhi hingga 99.750 jiwa dengan asumsi 1 liter/detik melayani kurang lebih 665 jiwa atau sekitar 50,45% dari total kebutuhan air domestik untuk 2 kecamatan di Lombok Barat, yakni Kecamatan Batulayar dengan kebutuhan 92,66 liter/detik dan telah mendapat suplai eksisting 73,0 liter/detik, suplai bendungan 20 liter/detik serta Kecamatan Gunungsari mendapat suplai dari bendungan 130 liter/detik dan suplai eksisting 79,0 liter/detik dari total kebutuhan 204,65 liter/detik.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara Barat Eka Nugraha mengatakan Bendungan Meninting yang terletak di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari dan Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar juga akan membantu Pemerintah Daerah dalam mitigasi persoalan kekeringan di Lombok Barat serta mereduksi banjir seluas 59 Ha pada musim hujan, khususnya di Kecamatan Gunung Sari, Lingsar, Batulayar, dan Ampenan.

“Bendungan ini dibangun untuk mendukung tiga pilar ketahanan nasional, yaitu ketahanan pangan, air, dan energi. Bendungan Meninting juga berpotensi sebagai sumber energi terbarukan untuk PLTS Apung 9 MW dan PLTMH sebesar 0,8 MW,” kata Eka Nugraha. (*)

Berita Terkait

Pertamina Resmi Operasikan Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman.
Tertarik Investasi di Kawasan Transmigrasi, China Energy Siap Serap 5.000 Tenaga Kerja Lokal.
Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Utara, Menteri Dody Tinjau Ruas Medan–Tapanuli Selatan.
Perkuat Satgas Ramadan dan Idulfitri, Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina Tinjau Langsung Operasional di Medan dan Rokan
DPD RI Bagikan 1.626 Bingkisan Lebaran, Santuni Anak Yatim
Ketua Komite III DPD RI Desak Penguatan Regulasi Perlindungan Atlet
Kementerian PANRB Pertajam Sistem Merit Melalui PermenPANRB No. 19/2025
Natalius Pigai Batalkan Debat HAM, Prof Uceng Tantang Diskusi Terbuka
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:44 WIB

Pertamina Resmi Operasikan Satuan Tugas Ramadhan dan Idulfitri 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman.

Senin, 9 Maret 2026 - 11:53 WIB

Tertarik Investasi di Kawasan Transmigrasi, China Energy Siap Serap 5.000 Tenaga Kerja Lokal.

Senin, 9 Maret 2026 - 11:30 WIB

Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Utara, Menteri Dody Tinjau Ruas Medan–Tapanuli Selatan.

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22 WIB

Perkuat Satgas Ramadan dan Idulfitri, Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina Tinjau Langsung Operasional di Medan dan Rokan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

DPD RI Bagikan 1.626 Bingkisan Lebaran, Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru