Mendes : MoU dengan Universitas Brawijaya dan Rembug bersama di Bojonegoro

Sabtu, 26 Juli 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto hadir dalam rembuk warga di Bojonegoro, sebuah forum untuk mendengar aspirasi dan keluh kesah masyarakat setempat. Mengetahui langsung kondisi di lapangan, hal ini disebut Mendes Yandri sebagai salah satu cara berkolaborasi antara pemerintah dengan warga untuk memaksimalkan program membangun Indonesia.

“Cara kita memastikan kolaborasi itu kita lakukan (obrolan) dari hati ke hati. Kita sama-sama membangun desa membangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia,” paparnya saat kunjungan kerja ke Destinasi Wisata Air Bandung Bondowoso (Babo) Desa Sidobandung Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Kamis (24/7/2025).

Dalam forum tersebut, ada beberapa topik yang didiskusikan salah satunya terkait kolaborasi dan sinergi BUMDesa dengan Koperasi Desa Merah Putih. Keduanya dipastikan tidak akan menjadi lawan dengan peran yang tumpang tindih, justru saling melengkapi demi kemajuan perekonomian setiap desa.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Mendes Yandri meminta masyarakat Bojonegoro aktif mengambil peran di setiap program Presiden Prabowo Subianto yang titiknya berpusat di desa. Di antaranya adalah Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis dengan berbagai kebutuhan pokok dari desa seperti telur, ayam, beras, cabai, daging, dan lain sebagainya.

Desa juga diharap dapat saling bersaing secara sehat dan positif tanpa menjatuhkan untuk memenuhi kebutuhan setiap masyarakat sehari-hari. Setiap desa atau RT bahkan bisa berlomba untuk menjadi desa penghasil bahan baku agar tidak lagi berbelanja di tempat lain.

“Saya berharap Bojonegoro menonjol dari sisi pangan. Dari Bojonegoro, oleh Bojonegoro, untuk Bojonegoro,” pesan Mendes Yandri.

Acara rembuk warga juga dihadiri Wamendes Ariza yang berpesan agar masyarakat memanfaatkan setiap potensi menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Sehingga desa secara singkat menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dalam jumlah banyak sesuai atau lebih dari kebutuhan warga.

“Pak Prabowo ingin sekali bangsa ini segera maju. Beliau selalu maunya 3T Pertama terbaik, kemudian terbanyak, dan tercepat,” tambah Wamendes Ariza.

Mendes Yandri didampingi Wamendes Ariza dan Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU)
dengan Rektor Universitas Brawijaya Widodo disaksikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, warga, dan peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Membangun Desa (KKN MMD).

Berita Terkait

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Optimalkan Perangkat ETLE Yang Dimiliki, Baik ETLE Statis, ETLE Mobile Handheld, Maupun ETLE Drone Patrol Presisi
Panitia SILATBAR PALIKO 2026 Gelar Rapat Pleno Persiapan
Siap Gelar Operasi Patuh Candi 2026 di Purbalingga
Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional di Kebon Sirih
Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan
Upacara Hari Lahir Pancasila di Mapolres Purbalingga, Satu Personel Naik Pangkat dan Tiga Purnabakti
Kebakaran Usaha Laundry di Makasar, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Optimalkan Perangkat ETLE Yang Dimiliki, Baik ETLE Statis, ETLE Mobile Handheld, Maupun ETLE Drone Patrol Presisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:46 WIB

Panitia SILATBAR PALIKO 2026 Gelar Rapat Pleno Persiapan

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Siap Gelar Operasi Patuh Candi 2026 di Purbalingga

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:16 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:57 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional di Kebon Sirih

Berita Terbaru

Umum

Kpercayaan Masyarakat Kembali di Pertanyakan

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:15 WIB