Refleksi 66 Tahun Kementerian PANRB: Hadirkan Birokrasi yang Berpihak pada Rakyat

Senin, 28 Juli 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Reformasi birokrasi sudah berjalan selama 66 tahun, sejak berdirinya Badan Pengawas Kegiatan Aparatur Negara (BAPEKAN) pada tahun 1959. Kini setelah sekian kali menyesuaikan dinamika, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan berbagai percepatan untuk tugas utamanya: menciptakan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menteri PANRB Rini Widyantini memberikan sebuah refleksi bagi seluruh jajarannya. “Kita semua adalah bagian dari perjuangan untuk menghadirkan birokrasi yang berdampak, adaptif, dan berpihak kepada rakyat,” ungkap Rini pada acara Fun Walk Keluarga Besar Kementerian PANRB, Minggu (27/7/2025).

Perayaan ini tidak seperti perayaan hari ulang tahun lembaga pada umumnya. Melainkan sebuah momen untuk memperkuat kekeluargaan dan kolaborasi. Sebuah perayaan sekaligus kontemplasi bagi para penggerak reformasi birokrasi.

Tahun 2025 menjadi batu loncatan strategis untuk mendorong transformasi birokrasi. Bukan lagi birokrasi yang hanya bekerja dari balik meja, tetapi birokrasi yang hadir di tengah masyarakat, bisa dilihat, dirasakan, dan memberikan dampak nyata.

Setelah sebelumnya Kementerian PANRB menggemakan tagline reformasi birokrasi berdampak, kini Rini Widyantini membawakan tagline lebih progresif: Transformasi Melayani Negeri. “Kita harus dengan cepat beradaptasi dengan perubahan pola kerja, melakukan sebuah transformasi pada hulu yang hilirnya adalah melayani masyarakat yang semakin baik,” jelas Rini.

Gerak cepat pada birokrasi melahirkan hal-hal baru. Tidak hanya dari sisi internal pemerintah, birokrasi juga mendorong terciptanya inovasi pelayanan publik, peningkatan kompetensi dan integritas pegawai, hingga mempersempit jurang pemisah antara pemerintah dengan masyarakat.

Reformasi birokrasi berhasil menjaga stabilitas pemerintahan dari berbagai dinamika, termasuk saat pandemi dan berbagai peristiwa politik. Birokrasi yang kuat membuktikan bahwa pelayanan pemerintah sudah selayaknya tidak mudah dipengaruhi oleh politik.

Salah satu bentuk transformasi yang dilakukan adalah pemerintahan digital. Transformasi digital pada pemerintah tak selalu soal perkembangan teknologi. “Bahwa transformasi digital yang kita lakukan bukan sekadar efisiensi, tapi menghadirkan pemerintahan yang menyatu demi kemudahan warganya yang diberikan pelayanan publik,” pungkas Rini.

Berita Terkait

Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP
HUT Kedua DePA-RI, Momentum Konsolidasi Organisasi Dari Pusat Sampai ke Daerah
Resmi Ditangani Kemenkeu, Nasib Whoosh Masuki Babak Baru
KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Perairan Sumenep, Proses Evakuasi Penumpang Berlangsung
Meggie Hadiyanto Hadirkan Delapan Dewi dan Srikandi dalam Soft Opening Sira Village Bali
Lawan Pengaruh Negatif terhadap Anak dengan Membangun Kesadaran Diri
Kejari Banjarnegara Tahan Eks Pimpinan Cabang BPR BKK Mandiraja, Pastikan Dana Nasabah Aman
Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Jadi Pelayan Rakyat dan Garda Terdepan Pengabdian
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:30 WIB

HUT Kedua DePA-RI, Momentum Konsolidasi Organisasi Dari Pusat Sampai ke Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Resmi Ditangani Kemenkeu, Nasib Whoosh Masuki Babak Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:26 WIB

KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Perairan Sumenep, Proses Evakuasi Penumpang Berlangsung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Meggie Hadiyanto Hadirkan Delapan Dewi dan Srikandi dalam Soft Opening Sira Village Bali

Berita Terbaru