Gus Hilmy Dorong Peningkatan Penggunaan Teknologi untuk Petani

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Provinsi DIY, Hilmy Muhammad, turun langsung ke lapangan untuk menyapa petani dan pelaku koperasi di Kabupaten Bantul, Rabu (30/7). Dari keluhan soal hama tikus hingga peringatan soal koperasi abal-abal, Gus Hilmy mendengarkan satu per satu aspirasi warga dan menawarkan solusi konkret, mulai dari penyuluhan daring untuk petani hingga pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana koperasi.

Di Kelurahan Sendangsari, Gus Hilmy berdialog dengan para petani dan pelaku pertanian. Ia menyoroti capaian surplus produksi yang diraih petani setempat, namun belum diiringi dengan peningkatan kualitas penyuluhan dan penguatan kedaulatan pangan. Para petani menyampaikan berbagai kendala, seperti kurangnya alat, kekeringan, keterbatasan dana, serangan hama tikus, serta penyuluh pertanian yang tidak sesuai kriteria.

Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul mengakui adanya keterbatasan SDM penyuluh. Gus Hilmy pun mendorong penggunaan teknologi, seperti penyuluhan daring, sebagai solusi praktis dan hemat biaya.

“Saya mengusulkan melakukan penyuluhan secara online untuk mengatasi terbatasnya penyuluh. Bisa menggunakan teknologi agar lebih murah dan efektif,” ujarnya.

Di kesempatan lain, bertempat di Aula Showroom Batik Wijirejo, Gus Hilmy melakukan rapat dengar pendapat dengan tema Peningkatan Kapasitas Pengelolaan dan Jaringan Koperasi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transparansi dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan dana koperasi. Ia juga mengapresiasi perkembangan koperasi syariah dan BMT yang semakin aktif memperluas jaringan dan layanan kepada anggota.

Namun di sisi lain, Gus Hilmy turut mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap maraknya koperasi baru yang tidak kredibel dan berisiko menimbulkan penipuan. Ia berharap BMT Sanden dan koperasi lainnya bisa menjadi lembaga pembiayaan yang profesional dan terpercaya.

”Dalam proses pengelolaan dana di koperasi harus hati-hati, transparansi adalah kunci agar koperasi tetap dipercaya. Koperasi harus dikelola dengan baik dan benar demi keberlanjutan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.**

Berita Terkait

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sumbawa Barat Terpenuhi, Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih
Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi
Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Terbongkar! 3,37 Ton Cannabis Buds Disita, Kapuslab BNN Ungkap Bisa Diolah Jadi 2,27 Juta Vape THC
SMART 171 Salurkan Air Bersih untuk 1.000 Warga Gaza di Tengah Blkokade Air
Kementerian PU Tuntaskan Pengerukan Muara Batang Kuranji, Perkuat Pengendalian Banjir di Kota Padang
Kado Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Raih Penghargaan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:33 WIB

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sumbawa Barat Terpenuhi, Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:52 WIB

Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:55 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:06 WIB

Terbongkar! 3,37 Ton Cannabis Buds Disita, Kapuslab BNN Ungkap Bisa Diolah Jadi 2,27 Juta Vape THC

Berita Terbaru