HUT ke-80 RI jadi Semangat Pendorong Program Prioritas Presiden

Minggu, 17 Agustus 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tidak sekadar menjadi momen perayaan maupun seremonial semata, namun menjadi semangat pendorong pemerintah dan aparatur sipil negara dalam menyukseskan program-program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Semangat tersebut tercermin dalam tema HUT ke-80 RI yakni Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut mencerminkan semangat bangsa Indonesia untuk bersatu padu mengusung kesepahaman sebagai satu bangsa.

“Saya sangat optimis Indonesia akan semakin maju. Presiden Prabowo Subianto dibeberapa kesempatan sudah menyampaikan banyak capaian dan kita sangat optimis, banyak sekali potensi-potensi yang masih bisa kita kembangkan dan terutama dengan mendorong program prioritas presiden,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta, Minggu (17/08/2025).

Memasuki usia ke-80 RI, Rini berharap Kementerian PANRB dapat terus mendorong reformasi birokrasi agar pelayanan publik semakin berdampak, cepat, efisien, dan akuntabel. Inovasi dalam tata kelola pemerintahan, transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya aparatur, serta perbaikan pelayanan publik menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.

Dirinya juga berharapan untuk aparatur negara yang berperan menjalankan roda pemerintahan dapat menjadikan kemerdekaan sebagai momentum meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi antar instansi, dan memperkuat tekad dalam melayani bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya. Dengan hal tersebut dapat menjadi daya dorong untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

“Ini tidak sekedar perayaan hari kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan bahwa bagaimana kita juga sangat antusias memperingati kemerdekaan Republik Indonesia, dan ini bagian dari bagaimana kita mengekspresikan rasa cinta tanah air dan sekaligus bangga sebagai warga negara Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kementerian PANRB turut mendukung program Asta Cita Presiden yang menjadi kompas pembangunan nasional. Dari hal tersebut dapat terlihat bahwa salah satu fondasinya adalah membangun sumber daya manusia yang unggul untuk birokrasi yang bersih, lincah, dan mampu menjawab tuntutan zaman.

Selain itu dukungan terhadap program prioritas Presiden juga terus dilakukan dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, yakni makanan yang menyehatkan, disambung dengan kesehatan warga, dilanjutkan oleh pendidikan pembebas kemiskinan, diperkuat oleh ekonomi rakyat, dan disempurnakan dengan rumah yang layak. Karena saat ini Presiden Prabowo Subianto tidak sekadar membangun program, melainkan sedang membangun peradaban baru. (

Berita Terkait

TPP Ujung Tombak Pembangunan Desa, Wajib Tingkatkan Kapasitas dan Taat Aturan
Menteri PANRB Ajak Ciptakan Birokrasi yang Berpusat pada Masyarakat
Wamen Viva Yoga Ajak Pengusaha Investasi di Transmigrasi
IATPI Dukung Penguatan Tata Kelola Lingkungan Perkotaan Lewat Benyamin S Award 2025
Pemerintah Genjot Pengawasan dan Integritas Demi Standar OECD
NUHA Konsultan IT Solusi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
Tinjau MPP Kota Jambi, Wamen PANRB Pastikan Pelayanan Publik Berjalan dengan Baik
IATPI Selenggarakan Pelatihan SNI ISO/IEC 17024:2012 untuk Perkuat Kapasitas LSP Teknik Lingkungan
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:48 WIB

TPP Ujung Tombak Pembangunan Desa, Wajib Tingkatkan Kapasitas dan Taat Aturan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:33 WIB

Menteri PANRB Ajak Ciptakan Birokrasi yang Berpusat pada Masyarakat

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:31 WIB

Wamen Viva Yoga Ajak Pengusaha Investasi di Transmigrasi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:20 WIB

IATPI Dukung Penguatan Tata Kelola Lingkungan Perkotaan Lewat Benyamin S Award 2025

Selasa, 23 September 2025 - 17:31 WIB

Pemerintah Genjot Pengawasan dan Integritas Demi Standar OECD

Berita Terbaru