Mahasiswa dan Pemuda Desak Bupati Copot Inspektur Mandailing Natal Usai Pertemuan Panas di Kantor Inspektorat

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Beritafakta.id – Desakan agar Bupati Mandailing Natal mencopot Inspektur Rahmad Hidayat Daulay semakin kuat. Tekanan muncul setelah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pantau Keuangan Negara (GPKN) akhirnya bertemu dengan Inspektur pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari aksi jilid II GPKN di depan kantor Inspektorat. Sebelumnya, mahasiswa dijanjikan akan mendapat kejelasan tindak lanjut terkait tuntutan mereka, namun pertemuan selalu tertunda karena sulitnya bertemu dengan Inspektur.

Ketika pertemuan akhirnya terlaksana, mahasiswa dan pemuda justru kecewa. Mereka tidak dipersilakan duduk sebagaimana tamu resmi. Lebih jauh, bukannya memberi penjelasan soal transparansi anggaran dan isu “surat pengunduran diri palsu”, Inspektur malah marah dan terlibat adu argumen dengan mahasiswa.

Koordinator mahasiswa, Pajarur Rohman, menilai sikap itu tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik.

“Kami datang dengan itikad baik untuk mencari jawaban, tapi yang kami dapat malah emosi dan perdebatan. Pejabat seharusnya melayani rakyat dengan kepala dingin, bukan menunjukkan sikap arogan,” ujarnya.

Ketua GPKN, Muhammad Rezki Lubis, menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi bukti ketidakpantasan Inspektur.

“Sikap beliau jelas memperlihatkan ketidakmampuan memimpin. Jika Inspektorat saja gagal menjaga etika, bagaimana mungkin masyarakat bisa percaya pada hasil pengawasan mereka? Karena itu kami mendesak Bupati untuk segera mencopot Inspektur dari jabatannya,” tegasnya.

Menurut GPKN, jalur komunikasi formal antara masyarakat dan Inspektorat kini buntu. Mereka berkomitmen akan melakukan aksi lanjutan dengan tuntutan yang lebih keras apabila Bupati tidak segera mengambil langkah tegas.

Kini publik menanti sikap Bupati Mandailing Natal. Mahasiswa dan pemuda menilai keputusan itu sederhana: mencopot Inspektur demi menjaga marwah pemerintahan serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas internal daerah.

(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan
Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana
16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Polres Brebes Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Laut dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Nilah, Calon Ibu dari Kubangjati Kini Lebih Siap Menjalani Kehamilan Berkat Program CSR
Ini Dia Pengakuan Taufik Hidayat: Mabuk dan Cekcok Jadi Pemicu Penyekapan serta Penganiayaan Kekasih
Pencairan Uang Tabungan Molor, Puluhan Wali Murid Geruduk SDN 2 Brebes
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:03 WIB

Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:15 WIB

Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:34 WIB

16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32 WIB

Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Brebes Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Laut dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru