Bertemu Bupati Sigi, Wamen Viva Yoga Dorong Bawang dan Kopi Sulawesi Tengah Mendunia

Rabu, 3 September 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Berifakta.id – Bagi Bupati Mohamad Rizal Intjenae mengembangkan Kawasan Transmigrasi Palolo dan Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, penting sehingga saat beraudensi dengan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, dirinya membawa beberapa kepala dinas.

Dalam pertemuan yang digelar di Gedung C, Komplek Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 2/9/2025, banyak hal yang disampaikan Rizal Intjenae. Ada potensi dan tantangan dalam mengembangkan dua kawasan itu.

Diuntukan potensi yang sudah berkembang dan bisa lebih dimaksimalkan dari kawasan transmigrasi adalah produk bawang dan kopi. Beberapa kemasan produk yang berlabel ‘Kopi Sigi Ka Kommi’ dan ‘Bawang Panggang Sigi’ yang sudah beredar di pasar dibawa ke Jakarta.

Viva Yoga merasa senang dari kawasan transmigrasi, terutama Palolo, mampu menghasilkan produk UMKM yang menjadi andalan dari kabupaten yang beribukota di Bora itu. Dirinya mendengar bahwa kopi dari Sigi diminati oleh Kanada dan China.

Untuk lebih memaksimalkan potensi yang ada, Kementerian Transmigrasi akan terus bersinergi dengan kabupaten itu untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya yang tinggal di satuan pemukiman (transmigran) namun juga masyarakat lokal. “Kita berdayakan dan kembangkan produk unggulan dari kawasan transmigrasi”, ujar pria yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PAN itu.

Diakui banyak tantangan yang dirasakan oleh transmigran, seperti status lahan yang tumpang tindih dengan lahan milik Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, BUMN, dan korporasi. Menanggapi masalah ini Viva Yoga dengan tegas mengatakan, mengacu hasil Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Kementerian Transmigrasi pada 30 Juni 2025, disimpulkan, meminta Pemerintah untuk mengeluarkan seluruh kawasan hutan yang berada di kawasan transmigrasi harus dilepaskan status kawasan hutannya. “Dengan dasar hukum ini maka legalitas lahan kawasan transmigrasi lebih kuat”, ujarnya.

Untuk membangun kawasan transmigrasi, dikatakan Kementerian Transmigrasi tidak bisa sendirian sehingga kementerian ini melakukan sinergi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kesehatan. Dengan bersinergi banyak kementerian, Viva Yoga mendorong berbagai potensi yang ada dikembangkan. “Durian, kakao, dan hasil pertanian lainnya juga perlu dipromosikan seperti kopi dan bawang”, ujarnya.

Untuk mengembangkan semua potensi yang ada di Palolo dan Lemban Tongoa, Kementerian Transmigrasi akan bersinergi dengan kementerian lainnya. Dicontohkan kementerian ini bersinergi dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian melakukan budi daya sapi brasil di Kawasan Transmigrasi Lewa, Nusa Tenggara Timur. “Investornya juga dari Brasil”, ungkapnya. “Model seperti ini akan kita gunakan di kawasan transmigrasi di Sigi untuk komoditas unggulan”, tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sigi didorong juga untuk menarik investor. Untuk lebih meningkatkan produksi kopi, selain peran dari Kementerian Transmigrasi juga perlunya investasi dari manapun sebab meski lahan cukup luas namun produksi kopi yang ada belum bisa memenuhi keinginan dari Kanada dan China karena kekurangan tenaga kerja. “Kita ingin kopi dari Sigi bisa ekspor”, harap mantan Anggota Komisi IV DPR itu.

Membangun kawasan transmigrasi menurut Viva Yoga tidak hanya sektor ekonomi. Adanya keluhan soal puskesmas di sana, menurutnya akan dikoordinasikan dan disinergikan dengan Kementerian Kesehatan.

Berita Terkait

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village
Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.
KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.
Tausiyah Ramadan di Rutan Banjarnegara: Wabup Ajak Warga Binaan Menjemput Hidayah Lewat Taubat.
Radio Academy Digelar di Banjarnegara, Pemda Dorong Inovasi Siaran Radio di Era Digital.
Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal Jaga Pasokan Energi Ramadan–Lebaran
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:40 WIB

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:54 WIB

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:16 WIB

Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:42 WIB

KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:32 WIB

Tausiyah Ramadan di Rutan Banjarnegara: Wabup Ajak Warga Binaan Menjemput Hidayah Lewat Taubat.

Berita Terbaru

Bisnis

Berkah Ramadan, UMKM Pertamina Raup Omzet Berlipat

Sabtu, 7 Mar 2026 - 11:47 WIB