Sungai Batahan Keruh Akibat Tambang Emas Ilegal Aek Nabirong Sumbar & Aek Bontar Madina

Minggu, 14 September 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Beritafakta.id – Aktivitas tambang emas ilegal di Aek Nabirong, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, diduga menjadi penyebab utama keruhnya air Sungai Batahan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Kondisi ini memunculkan keresahan warga yang menggantungkan hidup dari sungai dan kawasan pesisir.

Seorang warga terdampak berinisial NS mengungkapkan bahwa warna air sungai kini berubah total.

“Kehadiran tambang emas ilegal yang beroperasi di Sumbar telah mengubah warna Sungai Batahan sepenuhnya. Air yang dulu jernih kini cokelat kemerahan, bahkan berdampak ke laut. Kenyamanan kami hilang,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Menurut warga, kerusakan ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengganggu mata pencaharian nelayan dan pelaku wisata pesisir. Aktivitas tambang disebut menyebabkan sedimentasi parah, memicu banjir lebih sering, dan mengancam ekosistem laut.

Informasi masyarakat menyebutkan, tambang emas ilegal juga diduga beroperasi di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) Aek Bontar, Madina. Diperkirakan sekitar 60 unit excavator beroperasi tanpa izin resmi. Warga menduga kegiatan ini melibatkan oknum-oknum berpengaruh, dan dinilai melanggar UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Masyarakat Madina mendesak Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Sumut, Pemerintah Pusat, serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak menghentikan aktivitas tambang ilegal. Mereka berharap penegakan hukum dilakukan tegas demi melindungi lingkungan dan menjaga keadilan sosial.

(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Pengendara Motor Jadi Korban Percobaan Begal Bersenjata Tajam di Cikarang Selatan
Pengawalan Perkuat Program Pembangunan di Pemkab Brebes, Kajari siap Bersinergi
SMAN 1 Jatibarang Brebes Juara Pertama Kategori Pelajar, Lomba Kreativitas dan Inovasi Batik
Blora Punya 1.600 Sumur Rakyat, Bisakah Minyaknya Benar-Benar Terserap Pertamina?
Yuh Ngasab Lur Raih Penghargaan IID 2025, Inovasi Karya Warsito Eko Dorong Penurunan Pengangguran di Brebes
Bukan Sekedar Bantuan, SPRIN Jadi Harapan Baru bagi Ibu Hamil di Brebes
SK PPPK Brebes di Perpanjang, Tegaskan Komitmen Pemda Jaga Pelayanan Publik
Asrofi Semakin Menguat Menuju Ketua DPC Partai Demokrat Brebes, Melalui Konsolidasi Didukung 12 PAC
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:41 WIB

Pengendara Motor Jadi Korban Percobaan Begal Bersenjata Tajam di Cikarang Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:23 WIB

Pengawalan Perkuat Program Pembangunan di Pemkab Brebes, Kajari siap Bersinergi

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:20 WIB

SMAN 1 Jatibarang Brebes Juara Pertama Kategori Pelajar, Lomba Kreativitas dan Inovasi Batik

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:18 WIB

Blora Punya 1.600 Sumur Rakyat, Bisakah Minyaknya Benar-Benar Terserap Pertamina?

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:58 WIB

Yuh Ngasab Lur Raih Penghargaan IID 2025, Inovasi Karya Warsito Eko Dorong Penurunan Pengangguran di Brebes

Berita Terbaru