Viral! Pemuda Brebes Ditolak Melamar Kerja, Buka Fakta Ketimpangan Gender di Industri

Kamis, 18 September 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Sebuah video keluhan seorang pemuda asal Tonjong, Brebes, mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, ia tampak kecewa setelah ditolak melamar kerja di sebuah pabrik sepatu kawasan Bulakamba, meski sudah menginap dan ikut antre sejak dini hari.

“Saya sudah nginap, ikut antre, tapi katanya lowongan cuma buat perempuan,” keluhnya, yang segera memantik ribuan komentar warganet. Banyak yang bersimpati, namun tak sedikit pula yang menyoroti persoalan lama: minimnya peluang kerja untuk laki-laki di sektor industri sepatu Brebes.

Fenomena ini bukan kejadian tunggal. Data Dinas Tenaga Kerja Brebes menunjukkan, dari 28 pabrik besar yang beroperasi di wilayah tersebut, hanya tiga yang mayoritas mempekerjakan laki-laki. Selebihnya, tenaga kerja perempuan mendominasi bagian produksi.

Sejumlah perusahaan menyebut ada tantangan yang perlu dibenahi agar tenaga kerja laki-laki lebih mudah terserap, mulai dari kedisiplinan, keterampilan teknis, hingga masalah perilaku kerja.

HRD PT Osaga Mas Utama, Ery Iwang Wahyudi, mengatakan bagian produksi seperti menjahit dan assembling memerlukan ketekunan dan ketelitian tinggi. “Menjahit butuh keuletan dan konsistensi. Maka yang paling cocok diisi oleh perempuan. Tapi di gudang, kami butuh tenaga yang kuat dan disiplin, biasanya diisi laki-laki,” jelasnya, Kamis (18/9/2025).

Kepala Dinperinaker Brebes, Warsito Eko Putro, menegaskan bahwa tantangan utama bukan pada jenis kelamin, melainkan keterampilan dan perilaku kerja. Program Brebes Siap Kerja pun diluncurkan untuk membekali laki-laki usia 18–35 tahun dengan pelatihan teknis, sertifikasi, dan magang industri. “Kami ingin anak-anak Brebes tidak hanya niat, tapi juga siap dengan skill dan etos kerja,” tegasnya.

Ketua Apindo Brebes, Edy Suryono, menambahkan bahwa pintu industri tetap terbuka bagi laki-laki. “Ada perusahaan yang karyawannya justru 50–60 persen laki-laki. Kuncinya adalah disiplin dan kesiapan mengikuti ritme produksi,” ujarnya.

Pemkab melalui DPMPTSP juga mendorong masuknya investasi baru serta penyesuaian jurusan SMK agar lebih sesuai kebutuhan industri lokal. “Kami dorong jurusan seperti teknologi tekstil dan produksi alas kaki agar lulusan langsung siap kerja,” kata Kepala DPMPTSP Brebes, Tety Yuliana.

Di media sosial, tagar #KerjaBrebes dan #KesempatanSetara ramai dibicarakan. Banyak warganet menyuarakan pentingnya peluang kerja setara tanpa diskriminasi gender. Sebagian lain mendukung langkah Pemkab untuk memperkuat pelatihan dan pendidikan vokasi.

Kisah viral ini kini menjadi momentum bagi pemerintah, industri, dan masyarakat untuk bersama-sama membuka jalan kerja yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat kualitas tenaga kerja Brebes agar kompetitif di industri manufaktur.

Berita Terkait

Doa Bersama Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Kendal, Kapolres Singgung Pentingnya Stabilitas
Tolak Operasional Tempat Hiburan Malam, Warga Kecamatan Margadana Gelar Aksi ke DPRD Kota Tegal
Kelurahan Parigi gelar Gema Muharrom 1448H, Lurah Edi : “Bisa sedekah lewat layanan Q-Ris”
Dinkes Brebes Dorong Ibu Hamil Miliki BPJS Aktif Sejak Trimester Pertama
Hadiri Rapat Anev Triwulan II, Karutan Batam Paparkan Capaian Kinerja dan Inovasi Layanan
Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana
16 Siswa SDN Gulbung IV Gagal Terima PIP, Dana Bantuan Hangus, Kepala Sekolah Disorot
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:33 WIB

Doa Bersama Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara ke-80 di Kendal, Kapolres Singgung Pentingnya Stabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:11 WIB

Tolak Operasional Tempat Hiburan Malam, Warga Kecamatan Margadana Gelar Aksi ke DPRD Kota Tegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kelurahan Parigi gelar Gema Muharrom 1448H, Lurah Edi : “Bisa sedekah lewat layanan Q-Ris”

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:56 WIB

Dinkes Brebes Dorong Ibu Hamil Miliki BPJS Aktif Sejak Trimester Pertama

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:15 WIB

Bukan Cuma Evakuasi, BPBD Banjarnegara Latih TRC Kecamatan Cepat Hitung Kebutuhan Pascabencana

Berita Terbaru