Pertamina: UMKM Lokal Siap “Go Global” di Mandalika 2025

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Menjelang siang, Sayuk Wibawati terlihat lalu lalang di toko kue miliknya, sekaligus menjadi rumah produksi. Ia memindahkan kemasan demi kemasan Nutsafir, kue kering berbasis biji-bijian lokal khas Lombok, ke dalam kardus besar. Sayuk, Pemilik Nutsafir, sedang mempersiapkan produknya untuk dibawa ke ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, yang akan digelar pada 3-5 Oktober 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Nutsafir menjadi salah satu produk yang akan dijajakan di area pameran produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di gelaran balap motor internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Bersama sembilan pengusaha UMKM binaan Pertamina lainnya, produk Nutsafir diharapkan digemari masyarakat hingga wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Mandalika.

“Saya berkesempatan hadir lagi di booth UMKM Pertamina tahun ini. Harapan kami, lewat event Pertamina Grand Prix of Indonesia, produk bisa lebih dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” jelas Sayuk Wibawati, pemilik Nutsafir, saat ditemui di toko kue miliknya yang berlokasi di Jalan Angsoka, Kota Mataram, Rabu, 1 Oktober 2025.

Berdiri sejak 2012 sebagai usaha rumahan, kini Nutsafir telah berkembang pesat dengan 16 karyawan dan kapasitas produksi mencapai 50 kilogram per hari.

“Awalnya kami hanya memproduksi satu varian cookies kacang hijau, sehari pun hanya sekitar 2 kg. Sekarang minimal bisa 50 kg per hari,” ujarnya.

Perjalanan usaha ini meningkat signifikan sejak menjadi mitra binaan Pertamina pada 2021. Melalui ajang Pertamina UMK Academy, Nutsafir berhasil meraih juara dua dan mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari strategi pemasaran digital hingga manajemen bisnis. Selain itu, Pertamina secara konsisten membuka peluang promosi melalui pameran nasional maupun event internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia.

“Banyak sekali manfaatnya. Selain pelatihan, kami difasilitasi untuk ikut pameran, termasuk Trade Expo Indonesia hingga Pertamina Grand Prix of Indonesia. Dampaknya besar, omzet meningkat, pasar semakin luas, dan kami bisa membuka lebih banyak lapangan kerja,” tambahnya.

Cita rasa khas kue kering Nutsafir tidak hanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Lombok yang bisa ditemui di outlet oleh-oleh, bahkan sudah menembus pasar global. Saat ini, produk tersebut telah tiga kali dikirim ke Adelaide, Australia, serta diekspor ke Selandia Baru.

“Kami ingin produk lokal NTB benar-benar bisa go global. Pertamina sudah memberi kami kesempatan luar biasa untuk tumbuh, kami berharap pendampingan ini terus berlanjut agar kami bisa semakin besar,” pungkas Sayuk.

Nutsafir menjadi salah satu UMKM binaan Pertamina yang akan dihadirkan di booth UMKM Pertamina pada gelaran internasional pekan ini, di Mandalika, Lombok. Selain Nutsafir, Pertamina juga membawa sembilan UMKM lainnya dari berbagai industri, seperti makanan dan minuman, kerajinan dan perhiasan khas Lombok, serta produk fesyen lokal.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, dukungan Pertamina pada event internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 tidak hanya untuk menggiatkan ajang olahraga. Namun, menjadi wadah strategis untuk mengangkat produk UMKM lokal agar semakin dikenal luas hingga ke pasar global, sehingga dapat menghasilkan efek berkelanjutan.

“UMKM mendapat peluang untuk memasarkan produknya pada pengunjung yang hadir di Mandalika, sekaligus memperluas pasar ke wisatawan mancanegara. Kami berharap, ajang internasional ini bisa memacu perekonomian daerah dan multiplier effect lainnya terutama pada sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi,” jelas Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Terobosan Epson: SureColor G6030, DTF Resmi Hadir
Epson Hadirkan EcoTank Baru, Jaminan Efisiensi Cetak Bisnis
UMKM Pertamina: Dari Lebah, Tuntun 3 Buah Hati Bisa Berkuliah
Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga Krisan di Tomohon
DPD RI Evaluasi Perda DIY, Dorong Regulasi Lebih Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Hari Listrik Nasional, Pertamina Tambah 80 Desa Energi Berdikari
Epson Hadirkan SC-S9130: Warna Lebih Luas, Akurasi Tinggi
45 UMKM Unggulan Pertamina, Siap Taklukkan Pasar Global di Trade EXPO Indonesia (TEI) 2025
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:27 WIB

Terobosan Epson: SureColor G6030, DTF Resmi Hadir

Jumat, 14 November 2025 - 12:46 WIB

Epson Hadirkan EcoTank Baru, Jaminan Efisiensi Cetak Bisnis

Selasa, 11 November 2025 - 22:52 WIB

UMKM Pertamina: Dari Lebah, Tuntun 3 Buah Hati Bisa Berkuliah

Selasa, 11 November 2025 - 22:47 WIB

Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga Krisan di Tomohon

Jumat, 7 November 2025 - 16:43 WIB

DPD RI Evaluasi Perda DIY, Dorong Regulasi Lebih Tepat Sasaran dan Berdaya Guna

Berita Terbaru