PC NU Brebes Gelar Halaqah, Ciptakan Pesantren Ramah Anak-Anak

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Pimpinan Cabang Nadhatul Ulama (PC NU) Kabupaten Brebes menggelar halaqah (diskusi/pertemuan) untuk membahas dan merumuskan langkah-langkah menciptakan pesantren yang ramah anak. Di komplek Islamic Brebes, Senin (27/10/2025).

Kegiatan‎ halaqoh yang merupakan ragkaian hari santri nasional yang dihadiri seluruh pengurus Ponpes se-Kabupaten Brebes dengan menghadirkan sejumlah narasumber.

‎Ramah anak seperti yang disampaikan narasumber bahwa pesantren tersebut aman, bersih, sehat, bebas dari kekerasan dan perundungan, serta menjamin pemenuhan hak-hak anak dengan melibatkan pengasuh pemerintah dan orang tua.

‎Wujud pesantren ramah anak meliputi kebijakan anti-kekerasan, kurikulum inklusif, penyediaan konsultan psikologi serta sarana prasarana yang aman dan nyaman.

‎Dalam narasi yang disampaikan narasumber, pondok pesatren saat ini perlu dipasang CCTV, hal itu perlu sebagi bentuk pencegahan dan pengawasan.

‎Selain itu diperlukan budaya menghargai tanpa kekerasan, Peran keluarga dan komunitas juga diperlukan dan pesantren harus menjadi keluarga besar bagi santri.

‎Pemkab Brebes melalui Kepala DP3KB Kabupaten Brebes Ahmad Ma’mun, membeberkan aduan kekerasan di pesantren sebenarnya angkanya sangat kecil dibanding aduan lain, Ma’mun mengajak bersama-sama ciptakan langkah strategis.

‎”Sebenarnya aduan kekerasan di pondok pesantren itu angkanya sangat kecil dibanding aduan-aduan lain, tapi ini bukan berarti tidak ada. Maka mari kita bersama-sama ciptakan langkah strategis agar bisa kita cegah kekerasan-kekerasan lainya,” ucap Ahmad Ma’mun.

‎Kholidin ketua panitia menyebutkan, kegiatan halaqoh ini sebagai bentuk membangun lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak.

‎Halaqoh ini untuk membahas persoalan terkait anak dan kekerasan di pondok pesantren, dan acara ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang seimbang. Bahwa pondok pesantren tidak luput dari kekurangan, namun tidak separah dibandingkan dengan situasi di luar”, kata Kholidin menjelaskan.

‎Poin tersebut ditegaskan kembali oleh sekretaris Ahmad Munsip, menurutnya tujuan utama Program Pesantren Ramah Anak adalah mencegah kekerasan dan pelecehan seksual di pondok pesantren, serta mendorong para pengasuh untuk memperhatikan kepentingan anak-anak.

‎”Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama, untuk mendapatkan perawatan medis dan tidak boleh diskriminasi.
‎Regulasi dan Kebijakan, Kementerian Agama telah menerbitkan beberapa regulasi untuk mendukung program ini, termasuk Keputusan Dirjen tentang Pedoman Pesantren Ramah Anak dan Peraturan Menteri Agama tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan.” kata Munsip yang juga ketua PC GP Ansor Kabupaten Brebes.

‎Sementara Ketua KH Sholahuddin Masruri (Gus Sholah), Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Brebes untuk masa khidmat 2022-2027. Menegaskan, masih ada tantangan dalam implementasi program ini, seperti masalah anggaran dan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu kolaborasi antara Kementerian Agama dan lembaga lainnya sangat penting, untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak dan mencegah kekerasan dilingkungan pondok pesantren.

‎”Kolaborasi dan Sinergi dengan kerja sama yang erat, diharapkan pondok pesantren dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” pungkasnya. (Rusmono)

Berita Terkait

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi
Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa
Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam
PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game
DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025
Pansus Kemanusiaan Papua Tengah Serahkan Laporan ke DPD RI, Desak Pemda Aktif Tangani Pengungsi
Hutama Karya Terapkan Teknologi BIM dan LiDAR dalam Rehabilitasi Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
DKI Jakarta–Grab–Benih Baik Luncurkan Layanan Transportasi Aman untuk Korban Kekerasan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:50 WIB

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:48 WIB

Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:20 WIB

Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:42 WIB

DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025

Berita Terbaru

daerah

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Des 2025 - 18:50 WIB