Brebes, Beritafakta.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal itu diwujudkan melalui pengiriman bibit cabai rawit organik dan bibit daun kelor ke Lapas Terbuka Kendal, Senin (10/11/2025).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah yang menginstruksikan setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayahnya untuk melakukan pembibitan sebanyak 100 bibit cabai rawit organik. Bibit-bibit itu kemudian dikirim ke Lapas Terbuka Kendal setelah berumur dua minggu guna dikembangkan dalam program pembinaan dan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Menariknya, Lapas Brebes tidak hanya mengirim bibit cabai rawit, tetapi juga menambahkan bibit daun kelor sebagai bentuk inovasi dan kontribusi tambahan terhadap keberlanjutan program ketahanan pangan. Bibit-bibit tersebut dikirim langsung oleh petugas setelah melalui proses pembibitan di area ketahanan pangan milik Lapas Brebes.
Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Ditjen Pemasyarakatan melalui Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.
“Lapas Brebes siap mendukung penuh program ketahanan pangan dengan hasil pembibitan yang berkualitas. Selain cabai rawit, kami juga mengirim bibit daun kelor yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi ekonomi besar,” ujar Gowim.
Menurut Gowim, penambahan bibit daun kelor menjadi langkah strategis dalam diversifikasi tanaman produktif di lingkungan pemasyarakatan. Selain memperkuat ketersediaan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi pertanian berkelanjutan bagi para warga binaan.
“Kami ingin agar program ketahanan pangan ini tidak hanya berdampak pada penyediaan bahan pangan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan untuk berdaya secara ekonomi setelah bebas nanti,” tambahnya.
Selama ini, Lapas Brebes aktif mengembangkan area SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) dengan berbagai komoditas unggulan seperti jamur tiram, sayuran hijau, ternak ayam, bebek, entok, ikan nila, ikan lele, hingga belut. Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari program pembinaan dan kemandirian warga binaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata Pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional.
Melalui kolaborasi antar-UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, Lapas Brebes berkomitmen untuk terus memperkuat program ketahanan pangan, meningkatkan keterampilan WBP, serta mewujudkan lingkungan pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
(Red: Rusmono)






