BREBES, Beritafakta.id – Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, menyisakan tanda tanya dan kekecewaan bagi salah satu kadernya. Wahidin, salah satu calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Jatibarang, secara terbuka mengungkapkan keheranannya atas hasil penetapan unsur pimpinan (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara / KSB) yang dinilai mendadak dan kurang transparan.
Dalam keterangannya, Wahidin menceritakan bahwa dirinya merupakan kader senior yang telah mengikuti seluruh rangkaian uji kelayakan atau fit and proper test calon Ketua PAC sejak periode sebelumnya (2014–2019). Pada bursa pencalonan saat itu Kecamatan Jatibarang Hanya Dua Calon Peserta ia bersaing dengan almarhum Bambang Jaenuri di Islamic Center Tegal bersama kandidat lain dari wilayah Brebes.
”Secara proses, kami berdua mengikuti seluruh tahapan yang disyaratkan partai, mulai dari pendaftaran secara online hingga sesi wawancara tatap muka. Semua instruksi partai saya patuhi dengan baik,” Sebelum dibacakan Hasil nilai masih terbungkus rapi dan Bersegel,calon ketua peserta di hadirkan dan disaksikan pengurus PAC beserta ranting Depan pengurus DPC,Hasilnya Ketua terpilih mengajak rempug menentukan struktural saat itu juga dan tetap terjaga keharmonisan kompak dan solid, Beda proide 2024-2029 musancab Belum dilaksanakan KSB sudah Bocor yang menduduki jabatan dan dalam Musancab seluruh peserta calon ketua tidak dihadirkan kecuali yang yang sudah di tentukan KSB, ” tutur Wahidin.
Namun, kekecewaan mendalam muncul saat pengumuman hasil keputusan partai.
Berdasarkan pengumuman Musancab, struktur pimpinan baru diisi oleh Daryanto sebagai Ketua yang di calonkan oleh Beberapa ranting yg di janjikan setelah jadi mendapatkan imbalan sesuatu, ranting pun kaget tahu-tahu sudah ada nama di formulir ketikan tinggal tanda tangan Thobi’in sebagai Bendahara tidak ada usulan dari ranting Surip sebagai Sekretaris dan saya sendiri ada usulan dari ranting dalam formulir bukan ketikan tapi tulisan tangan memang itu salah satu syarat untuk bisa mencalonkan termasuk pernah duduk di kepengurusan PAC PDIP.
”Saya pribadi mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan PAC PDI Perjuangan Jatibarang yang baru untuk periode 2024-2029 mudah-mudahan kepengurusan yang baru di lantik kompak solid dan jujur,” harap Wahidin.
Bagaimana mungkin nama-nama yang tidak pernah menduduki pengurus PAC tiba-tiba langsung ditunjuk sebagai pengurus KSB? Ini membuat saya mempertanyakan mekanisme dan transparansi yang digunakan,” tegas Wahidin.
Lanjut Wahidin, Meski merasa kecewa dengan dinamika pemilihan PAC tersebut, Wahidin menyatakan bahwa dirinya Tetap Berjuang Solid fokus dan energinya untuk memimpin struktur partai di tingkat kedewanan. Saat ini ia masih menjabat sebagai Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) Balane Haris Turino (HT) untuk wilayah Jatibarang.
”Saya memilih untuk lebih fokus memimpin relawan dan struktur pemenangan di bawah Korcam Haris Turino Jatibarang. Kami sudah punya barisan tim sejak terbentuk tahun 2024 yang cukup solid di tingkat desa (Kordes) dan anak ranting, dengan total kekuatan mencapai 115 personel pemenangan.
Komitmen kami tetap tegak lurus untuk memenangkan agenda-agenda politik partai di masa mendatang,” tutup Wahidin.
Rusmono






