Rasmono SH Tekankan Pentingnya Menjaga Marwah Pers dan Profesionalitas Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rasmono SH, Direktur Utama Indo Group, saat menjadi narasumber pada Hari Jadi IPJT ke-3 di Politeknik Banjarnegara.

Foto: Rasmono SH, Direktur Utama Indo Group, saat menjadi narasumber pada Hari Jadi IPJT ke-3 di Politeknik Banjarnegara.

Banjarnegara, BeritaFakta.ID — Direktur Indo Group Media, Rasmono SH, mengingatkan pentingnya menjaga marwah pers serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesi kewartawanan. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam peringatan Aniversari ke-3 Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) DPC Banjarnegara yang digelar di Auditorium Politeknik Banjarnegara, Minggu (30/11/2025).

Sebagai praktisi hukum dan pemerhati media, Rasmono memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas IPJT serta menyampaikan sejumlah pandangan penting mengenai Delik Pers dan regulasi terkait.

Dalam sesi wawancara, Rasmono menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan perlindungan hukum bagi jurnalis, namun juga mengatur kewajiban agar setiap karya jurnalistik tetap berada dalam koridor etika.

“Terkait Undang-Undang Pers, tidak akan ada persoalan jika kita bekerja hati-hati. Ketika terjadi sengketa pemberitaan, mekanisme pertama yang harus ditempuh adalah melalui Dewan Pers. Mereka akan mengkaji aduan apakah masuk ranah pidana, perdata, atau cukup diselesaikan melalui mekanisme etik,” jelasnya.

Ia juga menyoroti perbedaan antara Delik Pers dan pelanggaran yang diatur dalam Undang-Undang ITE, terutama terkait isu pencemaran nama baik.

“UU ITE memiliki karakter yang berbeda dengan UU Pers. Karena itu para jurnalis perlu memahami batasan dan risiko dalam publikasi informasi digital. Jangan sampai dunia pers tercoreng oleh oknum atau penyalahgunaan profesi,” tambahnya.

Rasmono turut mengingatkan bahwa masih banyak ditemui praktik negatif di lapangan seperti munculnya “wartawan bodrek” dan oknum yang merusak citra profesi. Oleh sebab itu, ia mengimbau seluruh insan pers untuk terus menjunjung profesionalitas, membangun hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan, dan bekerja sesuai standar etik.

“Jurnalis berhadapan langsung dengan berbagai persoalan sosial dan hukum, maka kehati-hatian dan integritas adalah hal yang wajib. Mari jaga dunia pers agar tetap bermartabat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi
Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa
Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam
PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game
DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025
Pansus Kemanusiaan Papua Tengah Serahkan Laporan ke DPD RI, Desak Pemda Aktif Tangani Pengungsi
Hutama Karya Terapkan Teknologi BIM dan LiDAR dalam Rehabilitasi Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
DKI Jakarta–Grab–Benih Baik Luncurkan Layanan Transportasi Aman untuk Korban Kekerasan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:50 WIB

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:48 WIB

Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:20 WIB

Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:42 WIB

DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025

Berita Terbaru

daerah

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Des 2025 - 18:50 WIB