Sorotan Anggaran Miliaran Warnai Pemulihan Pascabencana di Mandailing Natal

Senin, 22 Desember 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal (Panyabungan) – Proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memasuki fase krusial. Di tengah upaya transisi menuju pemulihan, perhatian publik kini tertuju pada pengelolaan anggaran kebencanaan bernilai miliaran rupiah yang menuntut keterbukaan dan akuntabilitas.

Tokoh masyarakat Madina, Amarullah, menegaskan bahwa transparansi penggunaan anggaran merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat terdampak. Ia menyoroti alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD sebesar Rp5,12 miliar serta dana stimulan dari pemerintah pusat senilai Rp4 miliar.

“Publik harus mengetahui secara jelas ke mana anggaran itu digunakan dan dampaknya bagi pemulihan masyarakat. Rehabilitasi infrastruktur seperti jalan dan jembatan penting, namun pemulihan ekonomi warga, khususnya petani terdampak, juga harus menjadi prioritas,” tegas Amarullah.

Sebagai putra daerah, Amarullah juga berharap koordinasi lintas lembaga seperti BNPB, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan dapat berjalan berkelanjutan, tidak hanya saat masa darurat. Menurutnya, ketangguhan masyarakat menghadapi bencana ke depan perlu dibangun secara sistematis.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Madina menyampaikan bahwa penggunaan dana BTT saat ini difokuskan pada penanganan darurat dan kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara dana bantuan pusat sebesar Rp4 miliar dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

“Prinsipnya, penggunaan anggaran dilakukan secara akuntabel dan sesuai ketentuan. Untuk rincian penggunaan dana, akan kami sampaikan pada hari kerja melalui data BPKAD agar tidak terjadi kekeliruan informasi,” ujar Sekda Madina.

Dari sisi legislatif, Ketua DPC PDI Perjuangan Madina sekaligus anggota fraksi DPRD, Teguh W. Hasahatan, S.H., memastikan keberlanjutan anggaran penanganan bencana telah masuk dalam struktur APBD mendatang.

“Dalam APBD Tahun Anggaran 2026 telah dianggarkan kembali dana Belanja Tidak Terduga sebesar Rp5 miliar. Sementara sisa dana TT TA 2025 masih tersedia sekitar Rp4,3 miliar,” jelas Teguh melalui pesan singkat.

Sementara itu, Kepala BPBD Madina, Mukhsin Nasution, S.Sos, mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus pada masa transisi pascatanggap darurat dengan melakukan pendataan kerugian secara menyeluruh sebagai dasar perencanaan pemulihan.

“Kami sudah melakukan penghitungan kerugian. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan masyarakat bisa segera pulih,” ujarnya singkat.

Publik kini menantikan keterbukaan rincian penggunaan anggaran kebencanaan tersebut. Transparansi diharapkan mampu menghilangkan ketidakpastian, mempercepat pemulihan, serta mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Mandailing Natal.

Penulis: Magrifatulloh

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Berita Terbaru