Proyek Puskesmas Kayu Laut Belum Rampung Awal 2026, Kontrak Terlewati Tanpa Penjelasan Resmi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, ~ Permasalahan keterlambatan proyek kembali mencuat di Kabupaten Mandailing Natal. Kali ini terjadi pada pembangunan Puskesmas Kayu Laut di Kecamatan Panyabungan Selatan, yang hingga 1 Januari 2026 masih belum rampung.

 

Berdasarkan papan proyek, pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp2.909.348.000 dengan masa pelaksanaan terhitung sejak 22 Agustus 2025 hingga 19 Desember 2025. Penyedia jasa dalam proyek ini tercatat atas nama CV Unzila Mulia.

 

Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan aktivitas pekerjaan masih berlangsung meski masa kontrak telah berakhir. Beberapa bagian bangunan terlihat belum siap digunakan sesuai fungsi pelayanan kesehatan.

 

Sejumlah pekerjaan vital dilaporkan belum selesai, di antaranya pemasangan pintu, fasilitas kamar mandi, serta pekerjaan plafond di lantai dua. Kondisi ini mengindikasikan bangunan belum layak difungsikan sebagai fasilitas layanan publik.

 

Keterlambatan penyelesaian pekerjaan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengendalian mutu dan efektivitas pengawasan proyek. Pembangunan puskesmas memiliki keterkaitan langsung dengan keselamatan serta kenyamanan masyarakat sebagai penerima layanan kesehatan.

 

Upaya konfirmasi telah dilakukan Tim Redaksi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun Kepala Dinas terkait. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau pernyataan resmi yang diberikan.

 

Sikap diam para pemangku kebijakan tersebut menambah tanda tanya publik mengenai alasan keterlambatan, status administrasi kontrak, serta langkah pengendalian yang telah atau akan diambil ke depan.

 

Sejumlah pihak mendorong agar instansi berwenang segera memberikan penjelasan terbuka dan melakukan evaluasi menyeluruh, baik secara teknis maupun administrasi. Transparansi dinilai penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan dan mencegah potensi kerugian keuangan negara.

 

Redaksi menegaskan komitmen untuk terus memantau perkembangan proyek ini serta membuka ruang klarifikasi bagi seluruh pihak terkait, demi menjaga prinsip keberimbangan, akurasi, dan kepentingan publik.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Kreativitas Pemuda Gumelem Hidupkan Pasar Takjil Ramadan, Ratusan UMKM Ramaikan Sore Ngabuburit.
Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village
Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.
Tegal Raya Sepakat Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.
Tausiyah Ramadan di Rutan Banjarnegara: Wabup Ajak Warga Binaan Menjemput Hidayah Lewat Taubat.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:19 WIB

Kreativitas Pemuda Gumelem Hidupkan Pasar Takjil Ramadan, Ratusan UMKM Ramaikan Sore Ngabuburit.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:40 WIB

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:54 WIB

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:10 WIB

Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:16 WIB

Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.

Berita Terbaru

Berita

UNTARA Berbagi Dan Buka Puasa Bersama 1447 H

Minggu, 8 Mar 2026 - 15:58 WIB